MagetanPeristiwa

Kebakaran Ganggu Upacara Kemerdekaan di Puncak Lawu

MAGETAN – Selayaknya deja vu, kebakaran kembali melanda Gunung Lawu di hari kemerdekaan. Seperti mengabaikan peringatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan sepekan lalu, api diduga berasal dari perapian yang belum sepenuhnya padam ditinggalkan melanjutkan pendakian.

Meski skalanya lebih kecil dari musibah serupa beberapa tahun lalu, kebakaran kali ini cukup membuat pendaki panik. Untungnya tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. ‘’Dua kali mendapati laporan dari pendaki sekitar pukul 01.00 dini hari,’’ kata Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Ngawi Fery Yoga Saputra.

Pendaki yang melapor itu sampai turun ke pos pusat tempat Fery bersiaga karena takut melihat kobaran api merembet dan membakar hutan di dekat jalur pendakian. Di pagi buta itu, udara pegunungan sedang dingin-dinginnya. Karenanya, pendaki merasa perlu menyalakan perapian. Namun, penghangatan tidak dipadamkan dengan baik. Sementara angin bertiup kencang di sekitar pos empat menuju pos lima atau dekat Sendang Drajat. ‘’Butuh waktu sampai lima jam untuk pemadaman,’’ terangnya.

Proses pemadaman berlangsung hingga pukul 04.00. Namun, petugas baru menarik kesimpulan aman selang dua jam berikutnya. Setelah itu, jalur pendakian kembali dibuka normal sekitar pukul sekitar 07.00. ‘’Dari 1.500-an pendaki, lebih dari seratusan orang sempat turun melihat titik kobaran api. Sisanya bertahan di pos tiga untuk memberitahu pendaki yang hendak lanjut,’’ katanya.

Sampai kemarin, lanjut Fery, pihak Perhutani belum mengonfirmasi kepastian luasan lahan yang terbakar di petak 73/2 BKPH Lawu itu. Dipastikan, titik hutan yang terlanda kebakaran itu masih di area Jawa Timur. ‘’Atas insiden itu, tiap komunitas pendakian dan satuan termasuk TNI/Polri mengimbau anggotanya untuk turun. Pendaki akhirnya membangun kamp di Cemoro Sewu dan menggelar upacara di gerbang pendakian. Tapi, tetap ada yang melangsungkannya di Puncak Lawu,’’ ujarnya. (mg4/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close