Magetan

Keaslian Cagar Budaya Rawan Pudar, Butuh Peran Warga Rawat Situs Bersejarah

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Status puluhan bangunan cagar budaya di Magetan hingga saat ini banyak yang masih belum mendapat kepastian. Meskipun sebagian besar sudah terdaftar di Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman, secara resmi statusnya masih tidak jelas.

Penetapan status cagar budaya memang harus melalui banyak tahapan. Salah satunya dengan melakukan kajian. Kajian itu harus melibatkan tim ahli yang akan menilai layak tidaknya objek ditetapkan sebagai cagar budaya. ‘’Ada banyak juga bangunan bersejarah di Magetan. Mayoritas sudah menjadi hak milik (perorangan). Tapi, selama dirawat kan tetap boleh (didaftarkan, Red),’’ kata Julung W. Setiawan, anggota komunitas Wukir Mahendra, Minggu (28/7).

Diakuinya, hampir di setiap desa di Magetan terdapat peninggalan sejarah. Entah itu berupa arca, punden berundak, petilasan, atau bangunan. Seperti Makodim 0804 Magetan dan tandon air Candirejo. ‘’Kalau untuk inventarisasi tidak perlu dikelompokkan. Penting ketemu dulu,’’ ujar Julung.

Selain itu, cagar budaya yang belum dan sudah terdaftar semuanya tetap butuh perhatian. Bukan sekadar dijadikan objek wisata. Tapi, juga perlu dirawat supaya keasliannya tidak pudar. ‘’Kalau yang sudah terdaftar kan biasanya ada juru pelihara. Sedangkan yang belum, siapa lagi yang mau merawat kalau bukan masyarakat sekitar,’’ ucap Julung. (fat/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close