AdvertorialPacitan

KB Plus Az Zalfa Libatkan Walimurid Tanamkan Literasi Sejak Dini

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Kelompok bermain (KB) Plus Az-Zalfa menyelenggarakan festival literasi dan kampanye Gerakan Nasional Orangtua Membaca Buku (Gernas Baku) di Pendopo Kabupaten Pacitan, Sabtu (7/12). Kegiatan yang diikuti sejumlah walimurid KB Plus Az-Zalfa dan perwakilan pendidik dari 12 kecamatan di Kabupaten Pacitan itu juga mengundang penggiat literasi Sri Pamungkas sebagai pembicara.

Pengelola KB Plus Az-Zalfa Suyanti mengungkap jika kegiatan tersebut bertujuan untuk mengajak orangtua menanamkan literasi bersama buah hatinya. Selain untuk mempererat hubungan sosial dan emosional antara anak dan orangtua, kegiatan tersebut juga berfungsi untuk menumbuhkan minat baca sejak dini. ”Karena peran orangtua sangat penting untuk pendidikan anak, ” tegasnya.

Upaya tersebut dianggapnya juga ampuh untuk meningkatkan kecakapan anak terhadap beragam literasi. Meliputi literisasi baca tulis, numerisasi, sains, digital, finansial, budaya, kewarganegaraan. “Program Gernas Baku, orang tua juga harus menggunakan cara yang menyenangkan kreatif dan inovatif agar anak mau di didik dan mampu meningkatkan literasinya sendiri, ” tambahnya.

Sedangkan kegiatan tersebut menurutnya sebagai aksi nyata KB PLus Az-Zalfa sebagai juara Gernas Baku tingkat nasional untuk mendukung program pemerintah itu. Bahkan untuk program Gernas Baku, pemerintah selalu mengalokasikan anggaran. Untuk itu, KB PLus Az-Zalfa menyalurkannya melalui sejumlah kegiatan workshop. Tujuannya agar ilmu yang dimiliki juga tersampaikan ke masyarakat luas.

Bahkan Program Gernas Baku disebutnya memudahkan pemerintah daerah, khususnya Dinas Pendidikan untuk pelaksanaan monitoring dan evaluasi. Harapannya program Gernas Baku juga dapat memotivasi lembaga lain, terutama jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD) untuk menanamkan budaya gemar membaca sejak dini. ”Dengan di kemas lebih kreatif dan inovatif, program Gernas Baku dapat berlanjut serta membangun literasi yang baik serta menyenangkan untuk anak, ” bebernya.

Penggiat literasi yang dihadirkan, Sri Pamungkas mengungkap jika orangtua harus menanamkan budaya membaca sejak dini. Hal tersebut dilakukan untuk menumbuhkan minat baca anak, menyampaikan pesan moral dan mempererat hubungan dengan antara anak dan orangtua. ”Perlunya membacakan cerita untuk anak adalah melatih ketrampilan berbahasa, ” imbuhnya. (ti1/odi/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close