Ponorogo

Kauman Itu Kota Kedua Ponorogo

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Jika saja kelak ada pemekaran wilayah Kota dan Kabupaten Ponorogo, maka pusat pemerintahan kabupatennya bisa jadi berpusat di Kecamatan Kauman. Ada gengsi tersendiri bagi masyarakat Kulon Kali –sebutan bagi wilayah di barat Sungai Sekayu– untuk tidak kalah bersaing. Pun, prosesi Grebeg Tutup Suro selama ini berlangsung di Kauman.

Camat Kauman Joko Waskito langsung menyebut Monumen Bantarangin sebagai daya tarik. Di tanah lapang itu terdapat panggung besar dan gedung serbaguna. Aktivitas seni dan budaya kerap dihelat di Monumen Bantarangin. ‘’Panggung sebesar itu belum ada, selain di alun-alun. Grebeg Tutup Suro juga berpusat di Monumen Bantarangin,’’ kata Joko, Minggu (3/10).

Menilik sejarah, Kabupaten Somoroto pernah berdiri di Kecamatan Kauman dengan bupati pertama Raden Mas Tumenggung Prawiradirja (1805). Di bawah kekuasaan Keraton Surakarta masa Pakubuwono III. Wilayah Kabupaten Somoroto dengan batas Sungai Sekayu ke barat terus ke selatan hingga Slahung.

Pun, sektor pertanian berkembang pesat di Kauman. Selain hamparan sawah yang ditanami padi dan palawija, ada kebun kelengkeng seluas satu hektare. Jenis kelengkeng itoh dan kinglong tumbuh subur di atas tanah Desa Tegalombo itu. ‘’Sekali panen, satu pohon mampu berbuah 40 kilogram. Kelengkeng termasuk tanaman yang cukup sulit perawatannya,’’ jelas Joko.

Selain itu, kerajinan batik tulis kembali muncul di Desa Carat. Pangsa pasarnya sudah merambah negeri luar. Joko menyebut bahwa Carat dulu pernah menjadi sentra kerajinan batik tulis. Jika kini batik tulis menggeliat lagi di desa itu, sudah merupakan prestasi tersendiri. ‘’Apalagi kreasinya sekarang semakin berkembang,’’ ungkapnya.

Kauman juga memiliki objek wisata religi. Tumenggung Brotonegoro, bupati Ponorogo pada masanya, dimakamkan di Desa Nglarangan. Makam itu saban bulan Sura dikunjungi para santri dari sejumlah daerah. ‘’Wisata religi bernama Astana Giri Gombak itu banyak didatangi peziarah pada hari Minggu,’’ tuturnya. (tr2/c1/hw)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button