Mejayan

Kasus Positif Aktif Covid-19 Kabupaten Madiun Tertinggi di Jatim

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Pergerakan kurva kasus Covid-19 di Kabupaten Madiun bak roller coaster. Sempat menjadi daerah dengan kumulatif kasus terendah, kini kabupaten ini menyandang status tertinggi kasus positif aktif se-Jatim. ‘’Soal itu (kasus positif aktif se-Jatim, Red) karena kita lakukan testing yang sangat masif,’’ kata Bupati Madiun Ahmad Dawami, Rabu (26/5).

Dia mengklaim pelacakan kasus positif Covid-19 terus dilakukan. Kaji Mbing, sapaan bupati, mengungkapkan bahwa upaya pencegahan penularan Covid-19 dilakukan dengan berbagai cara. Dua unit alat GeNose dan dua polymerase chain reaction (PCR) terus dioperasikan. Rapid test antigen pun digeber. ‘’Jadi, total yang dites tinggi sekali,’’ klaimnya.

Sesuai update Jatim pada Senin (24/5), Kabupaten Madiun menjadi ”juara” dengan 156 kasus aktif dibanding 37 kota/kabupaten lain. Disusul saudara muda alias Kota Madiun sebagai runner-up dengan 112 kasus positif aktif pada hari yang sama. ‘’Kami melakukan berbagai pembenahan penanganan Covid-19. Mulai awal pandemi termasuk di rumah-rumah sakit rujukan,’’ papar Kaji Mbing.

Menurut dia, lebih baik Covid-19 diketahui. Adanya pasien menunjukkan bahwa virus itu juga ada. Sehingga, masyarakat bisa berhati-hati. Yakni, dengan memproteksi diri dengan protokol kesehatan. ‘’Kalau daerah lain, tanya ke daerahnya itu. Jangan ke saya,’’ kilahnya saat ditanya apakah daerah lain yang minim kasus aktif lantaran testing-nya kurang.

Predikat tertinggi se-Jatim itu tidak lepas dari penambahan kasus positif harian. Kemarin (25/5), misalnya, bertambah 23 kasus positif baru. Pasien sembuh 24 orang dan meninggal 1 pasien. Sehingga total ada 154 kasus positif aktif per kemarin.

Secara kumulatif 3.522 kasus positif. Sebanyak 3.147 pasien dinyatakan sembuh dan 221 orang meninggal dunia. Apakah kasus positif yang terus bertambah itu karena kurangnya kedisiplinan warga dalam menerapkan protokol kesehatan? Kaji Mbing tidak berani memastikan. ‘’Segmen masyarakat di Kabupaten Madiun beragam. Maka dari itu, akan dilakukan treatment khusus,’’ dalihnya.

Tiga kecamatan menjadi penyumbang kasus positif paling banyak di Kabupaten Madiun. Yakni, Kecamatan Geger, Kebonsari, dan Dolopo. Kaji Mbing telah memanggil tiga pemangku wilayah tiga kecamatan itu. Dia minta ketiga camat memaparkan kondisi daerah masing-masing. ‘’Treatment itu adalah perlakuan khusus bagi warga dengan mobilitas tinggi. Seperti yang bekerja di luar daerah atau katakanlah bekerja keliling,’’ tandasnya. (den/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button