Ngawi

Kasus Korona Aktif Ngawi Sisakan 12 Pasien Dirawat

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Perkembangan penanganan Covid-19 di Ngawi sejauh ini melegakan. Nihil kasus kematian dalam dua hari terakhir. Dinas kesehatan (dinkes) mencatat case fatality rate (CFR) mencapai 0,11 persen. Jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit rujukan tersisa 12 orang per Selasa (12/10). ‘’Angka penularan juga turun drastis ketimbang Juni lalu. Penambahan hanya satu atau dua pasien dalam sehari,’’ kata Kepala Dinkes Ngawi Yudono, Rabu (13/10).

Yudono mengklaim turunnya kasus aktif Covid-19 bukan karena lemahnya intensitas pelacakan dan pengetesan. Tracing dan testing penyandang kontak erat itu disebut tetap berjalan. Upaya tersebut dilakukan terhadap 18 orang yang sempat berinteraksi dengan penderita virus korona. ‘’Ada penjadwalan testing di tempat-tempat yang berpotensi menjadi klaster penularan Covid-19,’’ ujarnya.

Sebagai antisipasi dari segi treatment, Rumah Sakit Lapangan (RSL) Agro Techno Park (ATP), Ngrambe, yang saat ini dinonaktifkan sementara, tidak dibongkar. Alasannya, sebagai fasilitas kuratif bila suatu saat terjadi gelombang ketiga Covid-19. ‘’Fasilitas isolasi terpadu di 10 puskesmas juga tidak dibongkar,’’ ungkap Yudono. (sae/c1/cor/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button