Madiun

Kasus Kematian Noval Ditutup?

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Mohamad Noval Muhtarom telah mengembuskan napas terakhirnya pukul 04.00, Rabu lalu (4/12). Kondisi kulit di beberapa bagian tubuh bocah empat tahun itu melepuh. Hari itu juga pihak keluarga didampingi Kepala Desa Nglambangan Jumani mendatangi kantor polisi. ‘’Pertama ke Polsek Wungu, kemudian ke Polres Madiun. Tapi, tidak di-BAP (berita acara pemeriksaan, Red),’’ kata Jumani Selasa (17/12).

Di markas polisi itu terjadi tanya jawab tentang akan dilakukan otopsi setelah kronologi kejadian dipaparkan kepada petugas. Saat itu, pihak keluarga membuat surat pernyataan penolakan dilakukan otopsi. ‘’Sebenarnya ada banyak warga yang menginginkan kejadian itu diproses. Tapi, pihak keluarga sudah ikhlas,’’ ujarnya.

Menurut Jumani, kondisi keluarga almarhum Noval saat ini masih terpukul. Tidak mungkin pemerintah desa (pemdes) meminta mereka agar mau dilakukan otopsi. Meskipun timbul keresahan di masyarakat terkait kondisi Noval saat meninggal. ‘’Yang bisa dilakukan saat ini adalah mengimbau warga untuk lebih hati-hati dan lebih selektif saat berobat,’’ tuturnya.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Madiun Tauhid Islamy membenarkan otopsi jadi hal penting untuk memastikan kematian Noval. Harus ada penempatan yang tepat tentang berbagai dugaan penyebab kematian Noval. ‘’Dari berita di berbagai media, ada yang menduga karena salah obat. Ada juga yang mengabarkan diagnosis dokter yang menangani terakhir karena Steven-Johnson Syndrome,’’ papar Tauhid.

Di samping otopsi, Tauhid menyebut patokannya adalah diagnosis dokter terakhir. Lantaran hanya mengikuti perkembangan peristiwa melalui media, Tauhid enggan memberi kepastian. ‘’Kalau tentang perawat yang memeriksa pasien, itu bisa jadi ada pelimpahan wewenang. Banyak seperti itu di puskesmas-puskesmas. Satu lagi, kabar terakhir yang saya tahu kejadian sudah closed  (ditutup) karena pihak keluarga tidak mau dilakukan otopsi,’’ ujarnya. (den/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close