Madiun

Kasus Galian Maut di Dolopo Sisakan Tanda Tanya

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Insiden tewasnya Katirun, 54, warga Desa Pondok, Babadan, Ponorogo, saat melakukan penggalian tanah di Desa/Kecamatan Dolopo menyisakan tanda tanya. Ada yang menyebut galian untuk sumur pengairan. Di sisi lain, beredar kabar motif penggalian tersebut untuk mencari harta karun. ‘’Kalau dipikir-pikir, dalam penggalian itu memang ada keanehan,’’ kata Kades Dolopo Sayekti, Kamis (3/6).

Sayekti mengungkapkan, kecurigaan warga soal penggalian dilakukan untuk mencari harta karun mendasar fakta tidak biasa dalam aktivitas penggalian tanah selama ini. ‘’Informasi warga, penggalian menggunakan sajen. Sebelum digali juga selamatan,’’ ujarnya.

Bagaimana dengan klaim galian untuk sumur pengairan? Sayekti menyangsikan kemungkinan tersebut. Sebab, lokasi galian jauh dari area persawahan maupun kebun. Selain itu, ketersediaan air bersih di desanya selama ini tak ada masalah lantaran sudah teraliri PDAM. ‘’Kalau cari air dari sumur yang ada pakai sumur sibel. Bukan ndhudhuk (gali manual, Red) seperti itu,’’ tutur Sayekti.

Dia mengungkapkan penggalian tanah sudah berlangsung sejak tiga bulan lalu. Kendati demikian, Sayekti mengatakan bahwa tidak banyak warga sekitar yang mengetahui secara pasti aktivitas tersebut.

Sejumlah pekerja yang dipekerjakan pun merupakan orang luar daerah. Termasuk Katirun yang tewas di dalam galian diduga akibat kehabisan oksigen. ‘’Warga tidak tahu persis karena tanah dan bangunan lokasi penggalian dipagar keliling,’’ ungkapnya. (den/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button