Ngawi

Kasus Covid-19 Melandai, Pemkab Ngawi Kurangi Puskesmas Isoter

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Jumlah puskesmas berfasilitas isolasi terpadu (isoter) di Ngawi dipangkas. Dinas kesehatan (dinkes) ingin mengurangi dari 10 isoter menjadi tiga lantaran kasus Covid-19 melandai. ‘’Pekan ini rencananya tujuh puskesmas isoter dinonaktifkan,’’ kata Sekretaris Dinkes Ngawi Heri Nur Fachrudin, Senin (13/9).

Dinkes mencatat tingkat keterisian ranjang perawatan di empat rumah sakit rujukan Covid-19 rendah dalam beberapa pekan terakhir. Total bed occupancy ratio (BOR)-nya 8,48 persen. Kemarin, penambahan pasien positif virus korona hanya delapan orang dengan kasus aktif tersisa 63. ‘’Artinya, gelombang kedua Covid-19 dengan puncaknya Juni dan Juli lalu kini mulai turun,’’ ujarnya.

Heri menyampaikan, tiga isoter yang masih dipertahankan mewakili pembagian pelayanan di tiga wilayah. Puskesmas Pangkur untuk perawatan pasien dari zona timur, barat dipusatkan di Mantingan, dan selatan di Ngrambe. ‘’Sejak awal diplot mewakili masing-masing zonasi,’’ jelasnya. (sae/c1/cor/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button