Madiun

Kasus Aktif Kota Madiun Turun, Nakes Tetap Siaga

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Kurva kasus Covid-19 terus menurun. Meski begitu, kewaspadaan para tenaga kesehatan (nakes) justru ditingkatkan. Salah satunya di Rumah Sakit Lapangan Wisma Haji (RSLWH). Mereka tetap stand by meski tingkat keterisian lodhang. Dari total 182 tempat tidur, saat ini hanya dihuni empat pasien.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Kota Madiun Denik Wuryani mengatakan bahwa langkah itu sebagai antisipasi. Di antaranya kemungkinan adanya badai tsunami ketiga korona. ‘’Satgas Covid-19 telah melakukan berbagai upaya menekan lonjakan kasus,’’ kata Denik, Sabtu (9/10).

Saat ini, lanjut Denik, kasus aktif di kota ini tersisa 38 pasien. Pun dengan pasien yang dirawat di rumah sakit rujukan Covid-19. Per 6 Oktober lalu, tercatat hanya seorang pasien dirawat di RSUD Kota Madiun, dua pasien di RSUD dr Soedono, dan empat pasien di RSLWH. Sisanya, kasus tanpa gejala isolasi mandiri. ‘’Tapi, kita harus tetap mitigasi risiko, sekali pun tidak berharap terjadi lonjakan kasus,’’ ujarnya.

Bentuk antisipasi lain, pemkot menggencarkan rapid test (RT) antigen massal gratis. Dari total 60 ribu target sasaran, saat ini telah mencapai 22 ribu jiwa. Dari capaian itu, positivity rate-nya 0,1 persen. ‘’Artinya, dari 22 ribu sasaran RT antigen, terdeteksi 24 sasaran terkonfirmasi,’’ ungkapnya. (kid/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button