Madiun

Kasatreskrim Gadungan Raup Rp 68 Juta Hasil Tipu Guru

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Aris Dana Tri Jatmiko benar-benar nekat. Dia berani mengaku sebagai Kasatreskrim Polres Madiun Kota dengan nama AKP Ahmad Jamiludin. Lebih ngawur lagi, jabatan dan nama palsu itu untuk berbuat kriminal. Korbannya, Edi Gunarso, 57, warga Maospati, Magetan, ditipu mentah-mentah. Duit Rp 68 juta pun berpindah tangan dari guru itu ke kantong Aris.

Semua bermula pada Juli 2019 lalu. Edi berkenalan dengan Aris melalui salah seorang temanya. Singkat cerita, warga Kelrahan Munggut, Wungu, Kabupaten Madiun, itu menyatakan sanggup membantu Edi untuk menagih piutangnya. Dengan syarat, butuh biaya pengurusan korban yang macet di tangan pengutang. Tidak hanya itu, Aris juga menjanjikan anak Edi bekerja di kejaksaan. Pun, keponakan Edi bisa jadi guru atau bekerja di Pertamina.

Dua tahun lebih mengenal Aris, sama sekali Edi tak menaruh curiga. Dia sabar menunggu janji Aris terwujud. Selama itu pula, Aris minta uang. Merasa tertipu, awal September lalu Edi lapor polisi. Tak butuh lama, petugas satreskim asli Polres Madiun Kota meringkus kasatreskrim gadungan itu, 9 September lalu. Laki-laki 45 tahun itu dibekuk di SPBU Jalan Mayjend Sungkono, Kelurahan Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo.

Kapolres Madiun Kota AKBP Dewa Putu Eka Darmawan mengatakan tersangka beraksi hanya bermodal janji. Tidak ada dokumen, kartu anggota atau atribut kepolisian lain yang dipalsukan. ‘’Berulah sendirian. Modus ini untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari lantaran tidak punya pekerjaan,’’ kata Dewa saat konferensi pers di Mapolres Madiun Kota Kamis (23/9).

Dewa menambahkan masih mengembangkan penyelidikan untuk mengetahui ada tidaknya korban lain. Agara kejadian serupa tidak terulang, dia menghimbau masyarakat lebih berhati-hati. ‘’Jika didatangi orang yang mengaku anggota Polri dan minta sejumlah uang atau menjanjikan sesuatu, cek di polsek atau polres,’’ pintanya. (irs/sat/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button