Madiun

Kasasi Ditolak, Dua Mantan Komisioner Panwaslu Kota Madiun Dieksekusi Kejaksaan

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun mengeksekusi mantan ketua dan anggota panwaslu Agung Harijadi serta Urip Widodo ke Lapas Madiun, Selasa (23/6). Eksekusi terhadap para terpidana kasus pengelolaan dana pilkada tahun 2013 itu dilakukan setelah perkaranya berkekuatan hukum tetap.

Sebelumnya, Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan kasasi terhadap keduanya. Mereka divonis hukuman empat tahun pidana terkait kasus yang menjeratnya. Selain pidana penjara, Agung dan Urip juga diwajibkan membayar denda Rp 200 juta subsider enam bulan kurungan.

Dalam perkara yang menjeratnya, keduanya bersama dengan mantan bendahara Ayu Nuryanti serta sekretaris panwaslu M Choirul terbukti telah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama berupa mark up dan pengelolaan dana fiktif saat Pilkada Kota Madiun dan Pilgub Jatim tahun 2013 lalu. Akibat perbuatan mereka negara dirugikan sebesar Rp 315 juta.

Pada pengadilan tingkat pertama (PN) dan kedua (PT) mereka diputus berbeda. Sementara Agung dan Urip divonis satu tahun penjara dan denda Rp 50 juta. Mereka lantas mengajukan banding ke MA tetapi majelis hakim justru menjatuhkan putusan hukuman lebih berat. “Kami memang berencana mengajukan peninjauan kembali (PK). Tapi, sekarang kami masih menunggu petikan putusan pada tingkat kasasi lebih dulu untuk kemudian dipelajari,” kata Penasihat Hukum Terpidana, Ratna Indah Pritiwati kepada wartawan.

Sementara itu, Kasi Pidsus Kota Madiun Toni Wibisono mengatakan pihaknya hanya menjalankan perintah eksekusi dari MA setelah putusan para terpidana berkekuatan tetap. Dia mengaku surat eksekusi sudah turun setelah Ramadan lalu dan baru kali ini dilakukan eksekusi. “Keduanya harus menjalani prosedur rapid test sebagai syarat penahanan terpidana di Lapas Madiun sesuai ketentuan dari dirjen permasyarakatan,” terangnya. (her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button