Madiun

Kapasitas RSUD dr Soedono Tinggal 4 Ruang, 14 Pasien Diisolasi

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – RSUD dr Soedono menerima tambahan pasien dalam pengawasan (PDP) sepuluh orang per Sabtu (21/3). Dari sepuluh PDP itu, dua pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Kini, total tiga pasien positif Covid-19 yang menjalani perawatan di RSUD dr Soedono.

Dari total 18 ruang isolasi yang disiapkan rumah sakit milik provinsi itu kini tersisa empat ruang. Dipastikan setiap pasien ditempatkan di ruang isolasi terpisah guna menghindari penularan. ‘’Sudah 15 pasien sampai saat ini (termasuk 1 PDD Kabupaten Madiun yang meninggal dunia),’’ kata Kabid Pelayanan Medik RSUD dr Soedono, Madiun, dr Sjaiful Anwar, saat dihubungi Jawa Pos Radar Madiun.

Sementara delapan PDP tambahan lainnya, enam pasien dari Magetan dan dua pasien dari Kota Madiun. Sjaiful memastikan, kedelapan PDP itu telah diambil spesimen kemarin pagi (22/3). ‘’Dikirim ke Balitbangkes (Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Red) Kemenkes RI,’’ ujarnya.

Hasil spesimen, lanjut Sjaiful, baru dapat diketahui empat hari mendatang. Sjaiful memastikan seluruh pasien PDP yang kini diisolasi dalam keadaan baik. Merujuk dari hasil evaluasi klinis yang sejauh ini normal. ‘’Semuanya masih normal, kami bisa pastikan itu,’’ tegasnya.

Adapun dua pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu merupakan warga Magetan. Keduanya merupakan pasutri yang juga peserta seminar di Bogor bersama S –pasien positif Covid-19 yang meninggal di Solo beberapa waktu lalu. ‘’Evaluasi klinis terakhir keduanya juga masih normal. Sesuai SOP (standard operating procedure, Red), mereka juga ditempatkan di ruang isolasi,’’ terang Sjaiful.

Dia mendapatkan kabar tentang kedua pasien dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Magetan. Spesimen keduanya telah dikirim ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kemenkes RI oleh dinkes setempat. Hasilnya menunjukkan bahwa keduanya terkonfirmasi positif Covid-19. ‘’Setelah itu kami jemput ke sana,’’ sambungnya.

Pihak Soedono juga menantikan hasil spesimen laboratorium terhadap tiga PDP yang terlebih dahulu dirawat di ruang isolasi. Dua pasien dari Ngawi yang baru pulang umrah. Satu pasien dari Magetan berusia 20 tahun yang baru tiba dari Cirebon. ‘’Biarkan kami bekerja, warga diminta stay di rumah. Mari bersama lawan Covid-19,’’ ucapnya. (kid/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button