Magetan

Kang Woto: Tanpa Bantuan Pusat Sulit Kembangkan Industri Kulit

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Mimpi mengembangkan Lingkungan Industri Kulit (LIK) Magetan masih jauh panggang dari api. Gegara pandemi, rencana pengembangan LIK yang tertuang di Perpres 80/2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi harus tertunda. Pun, nasib dana Rp 3 triliun yang dijanjikan pusat kini tak jelas. ‘’Kami menunggu, dan akan terus menanyakan ke pusat di setiap kesempatan,’’ kata Bupati Suprawoto, Rabu (26/5).

Celakanya, Perpres 80/2019 telanjur dijadikan acuan menyusun rencana pengembangan LIK oleh pemkab. Studi kelayakan bahkan telah disusun. Seharusnya dapat berlanjut ke perluasan lahan. Namun, di tengah proses panjang tersebut, pagebluk Covid-19 melanda. ‘’Pengembangan LIK terus berproses pelan-pelan. Jangan sampai terhenti dan berakhir batal,’’ tegas Kang Woto –sapaan bupati.

Tak hanya menyusun studi kelayakan, pemkab juga telah berupaya meningkatkan mutu sistem instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di LIK. Dana yang digelontor tak sedikit. ‘’Pengolahan limbah LIK harus optimal. Karena, jika tidak diolah dapat menghasilkan limbah yang berbahaya bagi lingkungan,’’ bebernya. (fat/c1/naz/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button