Madiun

Kandang Ayam Petelur di Pilangrejo Disegel Satpol PP

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Sejumlah petugas satpol PP Senin (12/7) ’’menyerbu’’ sebuah lokasi peternakan ayam petelur di Desa Pilangrejo, Wungu. Mereka menyegel peternakan tersebut lantaran dinilai melanggar Perda Nomor 4 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat. ‘’Ini (penutupan, Red) sudah sesuai prosedur,’’ kata Kabid Penegakan Produk Hukum Daerah (PPHD) Satpol PP Kabupaten Madiun Danny Yudi Satriawan.

Penutupan kandang ayam petelur itu melibatkan sejumlah pihak seperti TNI-Polri, pemerintah desa, dan kecamatan setempat. Pun, dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu (DPMPTSP) serta dinas lingkungan hidup (DLH). ‘’Usaha ini ditengarai mengganggu ketertiban masyarakat,’’ ungkapnya.

Danny mengklaim, berbagai tahap untuk mengurai permasalahan telah dilakukan. Salah satunya mediasi. Namun, tidak membuahkan hasil. Surat peringatan (SP) hingga yang ke-3 pun akhirnya melayang kepada pemilik usaha. ‘’Dilakukan penutupan hari ini (kemarin, Red) karena beberapa SP tidak diindahkan oleh yang bersangkutan,’’ ujarnya.

Penutupan kandang ayam bermula dari pengaduan warga yang menyebut bahwa keberadaannya mengganggu masyarakat lantaran menimbulkan bau tidak sedap. ‘’Warga juga mempertanyakan soal izin usaha. Ini sangat penting, karena sampai detik ini pelaku usaha belum bisa menunjukkan administrasi perizinan,’’ tegas Danny.

Tofan Agus Hardianto, pemilik usaha, mengaku merasa dirugikan secara material dengan penutupan itu. Sebab, masih ada sekitar 500 ekor ayam di dalam kandang berkapasitas 1.000 ekor itu. ‘’Saya di sini menyewa. Meneruskan usaha serupa pemilik sebelumnya yang seorang petugas. Kenapa ini (penututan, Red) dilakukan pada saya yang warga biasa. Soal keluhan masyarakat, yang di depan, samping, dan belakang saya (kandang) ini diam saja. Ada yang janggal ini,’’ ucap Tofan. (den/c1/isd/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button