Ngawi

Kali Pertama, Tulakan Kekeringan

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Bencana kekeringan di Ngawi meluas. Wilayah yang nyaris tidak pernah krisis air bersih harus merasakan derita dampak kemarau panjang itu. Salah satunya, Desa Tulakan, Sine. ‘’Ya, baru kali ini kekeringan,’’ kata Sekretaris Desa Tulakan Sumarno.

Sumarno menyebut, kekeringan melanda Dusun Garit dengan 400 kepala keluarga (KK) sulir memperoleh air krisis. Pihak kecamatan sudah dihubungi perihal kondisi tersebut. Solusinya, menggunakan sumur desa yang bisa untuk irigasi pertanian. Sembari menunggu datangnya dropping air bersih dari badan penanggulangan bencana daerah (BPBD). Pengajuannya telah dilakukan kemarin. ‘’Mudah-mudahan bisa segera karena air sumur desa tidak cukup untuk ratusan warga,’’ ujarnya.

Dia tidak mau menyalahkan maraknya penggunaan sumur dalam untuk irigasi. Sebagai salah satu penyebab kekeringan kali pertama terjadi di desanya. ‘’Yang jelas karena alam. Sebab desa-desa lain juga mengalami (kekeringan),’’ katanya.

Sejumlah relawan SAR ElPeJe Ngawi terus men-dropping air bersih ke sejumlah desa di Kecamatan Sine. Salah satunya Desa Ketanggung. ‘’Karena BPBD kan harus meng-cover satu kabupaten dan armadanya juga terbatas. Jadi kami men-support,’’ kata Yudjarsi, salah seorang relawan. (tif/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button