Madiun

Kalapas Pemuda Madiun Tak Menampik Napinya Beraksi Menipu dari Dalam Penjara

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Aksi tipu-tipu yang diduga diotaki narapidana (napi) Lapas Pemuda Kelas II-A Madiun bukan kali pertama terjadi. Penelusuran Jawa Pos Radar Madiun, akhir Desember 2020 lalu kasus serupa juga terjadi. Lima napi lapas khusus narkoba itu juga berulah sama. Korbannya, warga Salatiga, Jawa tengah.

Bahkan, aksinya lebih nekat. Mereka mencatut nama wali kota dan Wawali Salatiga. Para napi minta korban mentransfer sejumlah uang melalui handphone. Kalapas Pemuda Kelas II-A Madiun Ardian Nova Christiawan tidak menampik kejadian serupa sebelumnya itu.

Menurut dia, itu menjadi bahan evaluasi sekaligus kontrol dan masukan terhadap sistem pengawasan di lapas yang dia pimpin. Dia berjanji bakal menindaklanjuti kasus penipuan yang diotaki napi dari dalam lapas. ‘’Ini sudah menjadi evaluasi, terima kasih masukannya,’’ kata Ardian, Sabtu (4/9).

Terkait tindak lanjut kasus terkini, tiga napi yang juga melakukan aksi sama, menjadi atensi khusus. Tiga napi itu saat ini ditempatkan di strapsel atau sel pengasingan. Hanya, pihaknya masih butuh waktu terkait asal-usul handphone para napi itu. ‘’Ditindaklanjuti, akan kami selidiki internal,’’ lanjutnya. (kid/c1/sat/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button