Ngawi

Kakek Pemburu Katak Ditemukan Mengambang di Bengawan Solo

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Warga Desa Klitik, Geneng, Ngawi, dikejutkan penemuan jasad mengambang di aliran Bengawan Solo Rabu (29/9). Korban diketahui bernama Taman Al Harmanto.

Polisi menduga penyebab tewasnya kakek berusia 65 tahun asal Desa Kersoharjo, Geneng, itu karena jatuh ke sungai. ‘’Dugaannya terpeleset dan terjatuh ke sungai saat berburu katak,’’ kata Kasatreskrim Polres Ngawi AKP Toni Hermawan.

Toni mengungkapkan, jasad korban kali pertama ditemukan seorang petani yang hendak pergi ke sawah. Dalam perjalanan, saksi menemukan lampu senter tergeletak di pinggir sungai. Ketika didekati, terlihat jasad korban mengambang di sungai. ‘’Korban kesehariannya dikenal sebagai pemburu katak, tokek, dan ular,’’ ungkapnya.

Hasil visum medis, ditemukan luka pada bagian telinga dan pelipis mata. Namun, nihil tanda kekerasan yang mengarah pada tindak kejahatan. Luka di bagian kepala itu diduga akibat terbentur batu saat terjatuh. ‘’Tidak jauh dari TKP (tempat kejadian perkara) ditemukan peralatan dan katak hasil buruan,’’ ujarnya. (sae/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button