MejayanSport

Kaji Mbing Tertantang Ikut Event Randu Alas

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Sabtu (31/8), Kabupaten Madiun menjadi tuan rumah dari event sepeda bergengsi. Total 300 cyclist dari berbagai daerah di Pulau Jawa dan Bali ikut berpartisipasi. Bahkan, satu cyclist WNA dipastikan ikut bertarung di event Randu Alas Highlands Challenge (RAHC) 2019. ’’Kami siap dukung untuk kesuksesan event Randu Alas,’’ kata Bupati Madiun Ahmad Dawami.

Kaji Mbing –sapaan Ahmad Dawami– menyebut, event yang digelar Polres Madiun bekerja sama dengan Jawa Pos Radar Madiun itu bernilai positif tinggi. Yakni, bisa memadukan konsep race atau balap sepeda dengan wisata. Event-event yang bertujuan mengangkat potensi wisata lokal harus sering digelar. ’’Kalau kondisi kesehatan prima, pastinya ikut gowes,’’ ujar bupati.

Kepada tim dari Jawa Pos Radar Madiun, Kaji Mbing juga mengaku menyukai olahraga sepeda. Bahkan, dia kerap meluangkan waktu bersepeda dari kompleks pusat pemerintah (puspem) di Caruban menuju Pendapa Muda Graha di kawasan alun-alun Kota Madiun. ’’Sendirian saja gowesnya, saya pakai sepeda model lama kok, tapi masih enak dan bisa kencang,’’ tuturnya sembari tertawa.

Dia lantas bercerita, saat di jalur nasional Surabaya-Madiun memilih speed damai. Namun, ketika mulai pertigaan Dumpil sampai arah Madiun mengayuh sekuat tenaga. ’’Awalnya ya sempat ngos-ngosan, tapi akhirnya sudah terbiasa,’’ katanya.

Suami Penta Lianawati itu mengaku sudah hafal dengan jalur Randu Alas. Dia pernah mengajak lari semua anggota Satpol PP Kabupaten Madiun dari Randu Alas sampai Nongko Ijo. ’’Lari lho, nggak pakai sepeda. Masih kuat,’’ ujarnya.

Pemimpin Redaksi (Pemred) Jawa Pos Radar Madiun Ockta Prana mengapresiasi dukungan dari Pemkab Madiun. Itu sudah dibuktikan sebelumnya dengan melakukan perbaikan jalan di sepanjang jalur balapan Blabakan-Randu Alas. Menurutnya, Bumi Kampung Pesilat  -julukan Kabupaten Madiun- memang layak untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan event bersepeda tingkat nasional. Sebab, sudah dianugerahi jalur dan tanjakan yang istimewa di lereng Gunung Wilis. ’’Mari bersama sambut para cyclist dari berbagai daerah di Jawa dan Bali agar nyaman dan kembali lagi ke Madiun,’’ ucapnya.

Ockta Prana juga berharap agar event bersepeda tersebut bisa menjadi agenda rutin tahunan. Berawal dari Randu Alas, pada tahun berikutnya bisa ke Nongko Ijo, Watu Rumpuk, bahkan ke Bodag, Kare.  ’’Tanjakan di lereng Wilis ini banyak disukai cyclist di Madiun Raya, eman rasanya kalau tidak dimaksimalkan. Semoga tahun depan bisa start dari kompleks Pendapa Ronggo Jumeno dan finis di Nongko Ijo,’’ ujar Ockta.

Kapolres Madiun AKBP Ruruh Wicaksono mengatakan, Randu Alas Highlands Challenge memang memadukan konsep race dan sport tourism. Sehingga dari pelaksanaannya bisa mendorong pertumbuhan ekonomi dan mengenalkan destinasi wisata di Kabupaten Madiun. Melalui event bersepeda ini menjadi solusi dan cara menarik kunjungan orang ke Kabupaten Madiun. ’’Semoga lahir juga atlet-atlet balap sepeda dari Madiun. Kami maksimalkan standar event tahun ini biar jadi percontohan gelaran di tahun-tahun berikutnya,’’ pungkasnya. (mgc/c1/ota)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close