Madiun

Kaji Mbing: Generasi Muda Harus Paham Sejarah

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Madiun bukan PKI. Hal itu ditekankan Bupati Ahmad Dawami dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Kresek Jumat (1/10). ‘’Berbicara tentang PKI, Madiun memang punya nilai tersendiri,’’ ujarnya.

Kaji Mbing -sapaan Ahmad Dawami- menyatakan bahwa Madiun sekadar menjadi tempat aksi PKI puluhan tahun silam. Sebaliknya, masyarakat setempat justru menjadi yang pertama melawan PKI. ‘’Orang Madiun itu bukan pelaku. Generasi harus paham sejarah yang terjadi di kita (Madiun, Red). Dan, jangan sampai terulang,’’ tegasnya.

Diakuinya, pandangan awam mengidentikkan Madiun dengan PKI masih kerap muncul sampai sekarang. Karena itu, sejumlah upaya dilakukan untuk mengikis stigma miring tersebut. Dia ambil contoh telah resminya julukan Kampung Pesilat disematkan ke Kabupaten Madiun. ‘’Dengan inovasi dan kemajuan, diharapkan stigma jelek itu bisa hilang,’’ tuturnya.

Diakui pula, menghapus stigma negatif yang sudah menahun bukan perkara gampang. Kendati demikian, Kaji Mbing mengklaim sudah ada pergeseran. Pandangan miring itu perlahan tergerus dengan upaya yang dilakukan. ‘’Kita bukan bagian dari PKI, kita adalah Kampung Pesilat,’’ ujarnya. (den/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button