Ngawi

Kadinkes Ngawi Tertular Covid

Diduga Terpapar dari Pasien di Tempat Praktik

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Penambahan kasus positif Covid-19 di Ngawi tak kunjung dapat direm. Alih-alih mereda, warga yang terpapar justru terus bertambah. Terkini, kepala dinas kesehatan (kadinkes) setempat dr Yudono dinyatakan terkonfirmasi positif.

Terpaparnya Yudono diketahui dari hasil swab test yang keluar pada Senin sore (5/10). ‘’Diduga tertular dari salah seorang pasien yang ditangani di tempat praktik beliau (Yudono, Red),’’ kata Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Ngawi Budi ’’Kanang’’ Sulistyono kemarin (6/10).

Kanang menjelaskan, Yudono yang juga juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Ngawi itu tidak mengetahui jika pasien yang ditanganinya tersebut positif korona. ‘’Setelah pasien itu dinyatakan positif, Pak Yudono baru melakukan rapid test mandiri, dan hasilnya nonreaktif,’’ ujarnya.

Namun, Yudono masih kurang yakin hingga sengaja melakukan swab test di salah satu laboratorium di Mojokerto untuk memastikannya. Hasilnya, Yudono dinyatakan positif. ‘’Karena positif ya harus diisolasi di rumah sakit,’’ tutur Kanang sembari menyebut telah memerintahkan petugas untuk menjemput Yudono kemarin sore.

Lalu, bagaimana dengan keluarganya? Kanang mengatakan, istri Yudono telah menjalani swab test. Namun, hasilnya belum keluar. ‘’Untuk sementara istrinya boleh melakukan isolasi mandiri di rumah. Tapi, jika nanti dinyatakan positif ya harus isolasi di rumah sakit,’’ paparnya.

Kanang mengaku telah memerintahkan kantor dinkes untuk sementara ditutup. Penghentian itu dilakukan untuk keperluan tracing maupun sterilisasi semua ruangannya. Pun, setidaknya hingga sepekan ke depan seluruh pegawai kantor diminta bekerja dari rumah. ‘’Paling tidak sampai hasil tracing diketahui,’’ ujarnya.

Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Ngawi Jaswadi menambahkan, hingga kemarin pihaknya masih menunggu hasil swab test sekitar 20 orang yang kontak erat maupun pernah bersinggungan dengan Yudono selama 14 hari terakhir. ‘’Swab-nya sudah kami kirim ke laboratorium di Mojokerto, mudah-mudahan sore nanti (kemarin, Red) hasilnya sudah keluar,’’ ujarnya. (tif/c1/isd)

Kosongkan Kantor, ’’Rumahkan’’ Pegawai

LANGKAH strategis diambil Bupati Budi ’’Kanang’’ Sulistyono. Orang nomor satu di Ngawi itu memerintahkan kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Ngawi untuk sementara ditutup. Menyusul kasus positif Covid-19 yang disandang nakhoda organisasi perangkat daerah (OPD) tersebut. ‘’Saya minta untuk diliburkan dulu,’’ kata Kanang Selasa (6/10).

Penghentian sementara aktivitas di kantor dinkes dilakukan untuk keperluan tracing maupun sterilisasi semua ruangannya. Pun, setidaknya hingga sepekan ke depan seluruh pegawai kantor diminta bekerja dari rumah. ‘’Paling tidak sampai hasil tracing diketahui,’’ ujarnya.

Kanang memastikan langkah me-lockdown kantor dinkes tidak memengaruhi kinerja satgas. Alasannya, keberadaan dinkes di satgas selama ini tidak terlalu vital. ‘’Tugasnya hanya mengadministrasi segala sesuatu berkaitan kegiatan penanganan Covid-19,’’ ungkapnya.

Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Ngawi Jaswadi menambahkan, hingga kemarin pihaknya masih menunggu hasil swab test sekitar 20 orang yang kontak erat maupun pernah bersinggungan dengan Yudono selama 14 hari terakhir. ‘’Swab-nya sudah kami kirim ke laboratorium di Mojokerto, mudah-mudahan sore nanti (kemarin, Red) hasilnya sudah keluar,’’ ujarnya. (tif/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?php /** * The template for displaying the footer * */ defined( 'ABSPATH' ) || exit; // Exit if accessed directly do_action( 'TieLabs/after_main_content' ); TIELABS_HELPER::get_template_part( 'templates/footer' ); ?>
Close