Madiun

Jimi Iswanto Telaten Tekuni Kerajinan Sangkar Burung

Tetap Produksi meski Sepi Pembeli

Di masa pandemi ini, jari-jari Jimi Iswanto tak pernah berhenti memproduksi sangkar burung. Sepekan sekali, perajin 42 tahun itu sanggup memproduksi enam kandang.

ASEP SYAEFUL BACHRI, Jawa Pos Radar Madiun

BILAH bambu di belakang rumah Jimi Iswanto tertumpuk rapi. Beberapa bilah sudah dibersihkan. Sebagian dipotong kecil berbentuk jeruji lalu diikat tali. Tiga tahun sudah, Jimi menekuni kerajinan sangkar burung di rumahnya Jalan Tri Mulyo, Klegen, Kartoharjo. Ada tiga ukuran sangkar burung yang biasanya dia buat. Mulai tinggi 62 sentimeter, 58 sentimeter, dan 55 sentimeter. Semuanya berbentuk bundar. ‘’Saya bikinnya mentahan. Biasanya pembeli memodifikasi sesuai selera,’’ katanya.

Sebelum pandemi Covid-19, produksi sangkar Jimi banyak diburu pembeli. Namun, saat ini penjualan mulai menurun. ‘’Meski begitu saya tak berhenti produksi. Disimpan saja dulu, nanti pasti laku,’’ ucapnya.

Pria bertubuh tinggi itu yakin bisnis burung tetap bertahan di tengah badai pandemi korona. Ramai-sepi sudah menjadi bumbu dalam bisnis yang dijalani selama ini. Keyakinan Jimi tak lepas dari minimnya perajin serupa dirinya di kota ini. Kebanyakan yang dijual pedagang burung merupakan produksi dari berbagai daerah. ‘’Selama ini masih banyak yang mencari sangkar burung ke Solo,’’ katanya.

Membuat sangkar burung cukup rumit. Proses pembuatannya bertahap. Mulai pembelahan bambu hingga pembersihan sampai halus. Berlanjut proses pembentukan batang bambu berdiameter dua milimeter sebagai jeruji. Pembengkokan bambu sesuai bentuk yang diinginkan lewat proses pembakaran. ‘’Dalam satu sangkar ada seratus batang jeruji dari bambu. Itu dipasang satu-satu,’’ jelasnya.

Sejatinya, Jimi telah menggeluti bisnis sangkar burung sejak 15 tahun lalu. Namun, proses produksi sendiri baru dimulainya tiga tahun terakhir. Pernah terjun dalam perpolitikan di Kota Madiun membuat 3 outline toko sangkar burungnya di Magetan, Ngawi, dan Ponorogo gulung tikar. ‘’Sekarang fokus mengembangkan produksi sangkar burung saja. Nggak ke politik-politik lagi,’’ pungkasnya. *** (fin/c1)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
close