Madiun

Jembatani UMKM, Fauzi Ghozali Luncurkan Rekomindonesia

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Cita-cita Fauzi Ghozali memiliki perusahaan start-up menjadi kenyataan. Pada April tahun lalu, pemuda 25 tahun itu meluncurkan marketplace bernama Rekomindonesia. Kini sudah lebih dari 500 UMKM yang menjalin kerja sama dengannya.

Fauzi resmi meluncurkan marketplace Rekomindonesia pada April 2020. Sekaligus menjadi penanda terwujudnya mimpi warga Jalan Serayu, Kelurahan Pandean, Taman, itu memiliki perusahaan start-up saat kuliah. ‘’Kebetulan di Madiun banyak UMKM, saya pikir itu peluang,’’ ujarnya.

Awalnya Rekomindonesia sekadar website yang berperan sebagai reseller beberapa UMKM. Setelah melihat proses pasar yang bagus, Fauzi lantas mengubah konsepnya menjadi marketplace. ‘’Mulai website sampai aplikasinya saya bikin sendiri,’’ ungkap alumnus Manajemen Informatika Institut Pertanian Bogor (IPB) itu.

Berbagai cara dilakukan Fauzi untuk mengenalkan Rekomindonesia ke publik. Mulai lewat komunitas UMKM, media sosial, hingga blusukan dari kelurahan satu ke kelurahan lain. ‘’Sementara ini (Rekomindonesia) hanya diperuntukkan UMKM di Kota dan Kabupaten Madiun. Rencananya akan saya perluas se-karesidenan maupun nasional,’’ tuturnya.

Fauzi menetapkan sejumlah syarat bagi UMKM yang hendak bergabung Rekomindonesia. Di antaranya, khusus UMKM kategori produsen dan barang harus ready stock. ‘’Di awal bergabung ada biaya administrasinya, dan setiap transaksi hasil penjualan dipotong 10 persen,’’ papar pemuda 25 tahun itu.

Kini sudah 500 lebih UMKM yang telah bergabung Rekomindonesia. Pun, Fauzi telah memiliki empat karyawan kantor dan delapan driver. ‘’Kendala pasti ada. Misalnya akhir September lalu sempat diserang hacker sampai lumpuh total empat hari. Alhamdulillah, akhirnya bisa dibenerin,’’ ucapnya. (tr1/isd/c1)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button