Pacitan

Jembatan Darurat Dibangun, Seberangi Sungai Glunggung

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Banjir batu yang menerjang Karangrejo, Arjosari, hampir lewat dua pekan. Sampai kini, 21 kepala keluarga (KK) di RT 6, RW 6, Dusun Wonosari, itu masih bersusah payah jika hendak bepergian ke luar kampung.

Akhirnya, warga membangun jembatan darurat dua meteran agar bisa menyeberangi Sungai Glunggung. Bangunan itu bersifat darurat menggantikan jembatan swadaya sepanjang 15 meter yang kini telah ambrol tersapu banjir batu. ‘’Baru kemarin sore (28/4) kami gotong royong bangun jembatan darurat ini,’’ kata Saiun, ketua RT setempat, Kamis (29/4).

Banjir batu kala itu terbilang parah. Lapangan voli di kampung ini sampai tergenang luapan sungai. Warga pun harus berputar sekitar dua kilometer ketika hendak mengakses perjalanan ke luar dusun. ‘’Kalau belum ada Waduk Tukul, banjirnya pasti lebih parah,’’ ujarnya.

Kades Karangrejo Sardi telah berkoordinasi dengan pemkab untuk penanganan infrastruktur jangka panjang. Bisa dengan pemasangan bronjong penahan banjir di tepian sungai. Pascainsiden dua pekan lalu, alat berat didatangkan untuk menyingkirkan bebatuan yang menutupi jalan penghubung antardesa Karangrejo-Karanggede. ‘’Tanah masih belum kering, terlalu berisiko untuk membersihkan sungai yang tertutup lumpur itu,’’ ucapnya. (mg5/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button