Madiun

Jatah Pupuk Subsidi Tak Cukupi Luas Tanam

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Jatah pupuk subsidi bagi petani di Kabupaten Madiun kurang. Selama ini jatah pupuk itu ditentukan pemerintah pusat untuk provinsi. Sebelum kemudian dibagi-bagi ke kota/kabupaten. Selisih yang amat jomplang antara kebutuhan dan alokasi pupuk subsidi terjadi di jenis SP-36. Kabupaten Madiun hanya mendapat satu ton. Sementara hitung-hitungan kebutuhan berdasar data mencapai 2,137 ton.

Plt Sekretaris Dinas Pertanian dan Perikanan (Disperta) Kabupaten Madiun Sumanto mengungkapkan, rencana tanam seluruh komoditas pertanian tahun ini seluas 118 ribu hektare. Luasan itu menjadi dasar penghitungan kebutuhan pupuk bersubsidi. Dengan asumsi merujuk rekomendasi litbang pertanian tentang kebutuhan pupuk per satu hektare lahan. Yakni, Urea 150 kilogram, ZA 100 kilogram, organik 300 kilogram, dan Phonska 300 kilogram. ‘’Luas rencana tanam itu terhitung dari 83.849 orang petani di Kabupaten Madiun,’’ ujarnya. (den/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button