Madiun

Jatah Pelatihan Kerja Terancam Hangus

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Tahun ini semestinya Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Madiun mendapat jatah 200 peserta pelatihan kerja. Namun, peluang mengikis angka pengangguran itu terancam hilang karena pandemi Covid-19. ‘’Pelatihan menjahit kerja sama dengan Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia, Red),’’ kata Kepala Disnaker Kabupaten Madiun Wijanto Djoko Poernomo Minggu (11/7).

Totok, sapaan Wijanto Djoko Poernomo, mengatakan pelatihan itu rencananya dilaksanakan pertengahan tahun ini. Namun, korona lebih dulu menyerang sebelum dimulainya pendaftaran peserta. Kemungkinan besar, kegiatan itu gagal terlaksana. Sebab, hingga kini belum dipastikan kapan pandemi berakhir. ‘’Bisa hangus nanti. Tidak ada model akumulasi atau dilanjutkan tahun depan,’’ ujarnya.

Pelatihan tidak dapat digelar karena berbagai penyebab. Seperti, perusahaan yang belum dapat beroperasi secara maksimal. Sehingga tidak begitu membutuhkan banyak tenaga kerja. ‘’Yang sudah selesai mengikuti pelatihan saja masih ada yang belum tersalurkan ke perusahaan,’’ katanya.

Totok menyayangkan hilangnya pelatihan kerja yang telah direncanakan dengan matang sebelumnya. Kalaupun dipaksakan, belum tentu pesertanya dapat disalurkan ke perusahaan. ‘’Dana pelatihan dari Apindo. Disnaker sekadar memfasilitasi tempat pelatihan dan menjaring peserta dari Kabupaten Madiun,’’ pungkasnya. (den/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?php /** * The template for displaying the footer * */ defined( 'ABSPATH' ) || exit; // Exit if accessed directly do_action( 'TieLabs/after_main_content' ); TIELABS_HELPER::get_template_part( 'templates/footer' ); ?>
Close