Ponorogo

Jatah Mobdin Kepala OPD Didistribusi Ulang

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Mobilitas para pejabat pimpinan tinggi pratama di Pemkab Ponorogo kembali lancar. Setelah pihak Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) merampungkan proses pendistribusian ulang jatah mobil dinas (mobdin) pascamutasi pejabat eselon II akhir 2019 lalu. ‘’Sudah dapat semua, total untuk 34 orang,’’ kata Kepala BPPKAD Ponorogo Bambang Tri Wahono Rabu (4/3).

Dia menjelaskan, pendistribusian ulang perlu dilakukan pasca perubahan struktur organisasi dan tata kerja (SOTK). Karena sejumlah pejabat eselon II sudah dipindah ke jabatan baru. ‘’Sebelumnya, beberapa jabatan seperti staf ahli bupati belum seluruhnya dijatah mobdin yang sepadan karena digunakan kepala OPD. Tapi sekarang sudah semua,’’ ujarnya.

Saat ini seluruh pejabat eselon II-b diberi fasilitas mobdin Toyota Innova. Namun, dengan spesifikasi tahun yang berbeda-beda. Untuk OPD yang masih dijabat pelaksana tugas, mobdin pimpinannya digunakan untuk operasional dinas. Bambang memerinci, kebijakan itu berlaku untuk dinas kependudukan dan pencatatan sipil (dispendukcapil), dinas penanaman modal pelayanan terpadu satu pintu (DPMPTSP), dan sekretariat DPRD. ‘’Mobdin melekat di dinas masing-masing. Bisa dimanfaatkan sebagai kendaraan operasional,’’ terang Bambang.

Selain mobdin pimpinan OPD, beberapa kendaraan operasional dinas juga telah didistribusikan. Kendaraan dinas pemuda dan olahraga (dispora) misalnya. Karena dinas itu digabung menjadi dinas kebudayaan, pariwisata, pemuda, dan olahraga (disbudaparpora), aset bergerak itu juga ikut diboyong ke dinas baru. ‘’Termasuk di dinas pertanian yang digabung dengan dinas ketahanan pangan (DKP). Menjadi kendaraan operasional di dinas-dinas tersebut,’’ jelasnya.

Dengan demikian, Bambang menyatakan pemkab tidak akan menganggarkan pengadaan mobdin baru pada tahun ini. Karena seluruh OPD sudah menerima mobdin masing-masing. Sementara, untuk pengajuan penggunaan mobdin dari organisasi masyarakat (ormas), Bambang masih belum bisa memastikan. ‘’Belum ada kebijakan dari bupati terkait hal itu. Karena posisinya saat ini memang sudah terdistribusi seluruhnya,’’ tandasnya. (naz/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
               
         
close