Pacitan

Jatah Blangko E-KTP Hanya 500 Keping, 19 Ribu Warga Pacitan Pegang Suket

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Problem keterbatasan blangko KTP elektronik (e-KTP) tak kunjung terurai. Di Pacitan, 12 ribu warga belum mengantongi e-KTP dampak persoalan nasional tersebut. ‘’Kiriman blangko dari pemerintah pusat sangat terbatas,’’ kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Pacitan Supardiyanto Kamis (26/12).

Dia mengungkapkan, blangko e-KTP kiriman Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kali terakhir 500 keping. Jumlah itu separo dari pengajuan 1.000 blangko. Jatah tersebut sudah hampir habis sejak diterima Juli lalu. Walau penggunaannya sudah diatur cermat menggunakan skala prioritas. ‘’Blangko dikhususkan untuk pemula, orang berkebutuhan khusus, dan warga yang sudah lama menunggu,’’ terangnya.

Sebanyak enam ribu warga masuk dalam daftar tunggu cetak e-KTP. Jumlah tersebut berpotensi bertambah karena adanya proses perekaman setiap hari. Rata-rata ada 150 hingga 200 orang. ‘’Pekan lalu dari 118 warga yang melakukan perekaman, hanya 91 yang bisa langsung proses cetak,’’ sebutnya.

Supardiyanto menyebut, warga yang antre pencetakan diberi surat keterangan (suket). Lembar dengan masa berlaku enam bulan sekali pembaruan itu punya fungsi dan kegunaan sama seperti e-KTP. Dalam enam bulan terakhir, jumlah pemegang suket mencapai 19 ribu orang. ‘’Semoga permasalahan cetak e-KTP ini bisa tuntas tahun depan,’’ harapnya. (mg2/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close