PeristiwaPonorogo

Jasad Perempuan Teronggok di Bawah Jembatan Galok Banyak Luka Bekas Penyiksaan

PONOROGO – Lebam dan kecokelatan. Wajah perempuan itu menyiratkan penderitaan. Saat ditemukan telungkup tak bernyawa di bawah Jembatan Galok Selasa (23/7).

Di jembatan Sampung Lor yang menghubungkan Parang, Magetan, itu, perempuan yang ditaksir dua puluh tahunan itu berkaus biru dongker motif bunga dengan setelan celana jins biru. Juga, kaus dalam cokelat dan celana dalam putih. ‘’Pakai jam di tangan kirinya,’’ kata Pendik, pekerja proyek perbaikan Jembatan Galok.

Pekerja 43 tahun yang ditemui di ruang pemulasaran jenazah RSUD dr Harjono itu orang kedua yang menyaksikan jasad perempuan tak beridentitas tersebut. Sekitar pukul 12.30, dia dikagetkan teriakan Sutiman, 52, warga RT 6 RW 1, Sampung Lor. ‘’Rambutnya ikal sebahu. Kulitnya putih, badannya gemuk,’’ sebutnya.

Cepat-cepat, keduanya melaporkan temuan itu ke Polsek Sampung. Tidak lama setelah kejadian, polisi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan evakuasi. Sekaligus mensterilkan tempat kejadian perkara yang jauh dari permukiman tersebut. Jasad korban dibawa ke RSUD dr Harjono untuk dilakukan otopsi. ‘’Ada sejumlah luka di sekujur tubuhnya,’’ terang Aditya Pradana, tim dari BPBD Ponorogo.

Indikasi pembunuhan berencana mengemuka dari temuan luka tak wajar di tubuh korban. Seperti lebam di mata sebelah kanan, dahi robek, dan ada bekas jeratan di leher sepanjang 10 sentimeter. ‘’Juga ada luka bakar di punggung dan paha,’’ ungkapnya.

Kasubag Humas RSUD dr Harjono Ponorogo Suprapto telah melihat sederet tanda fisik dari foto-foto Mrs X di ruang pemulasaran jenazah. Dia belum memastikan apakah kematian perempuan yang saat ditemukan hanya meninggalkan pakaian di badan itu merupakan korban pembunuhan. ‘’Kami masih menunggu pemeriksaan lanjutan dari tim DVI (disaster victim identification, Red) Polda Jatim dari Kediri,’’ ujarnya.

Pantauan Radar Ponorogo, jasad tiba di ruang pemulasaran jenazah RSUD dr Harjono pukul 13.39. Sampai Selasa malam (23/7), Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP Maryoko belum memberikan keterangannya. (dil/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
close