Ngawi

Jasa Tirta Ganti Komponen EWS Banjir yang Rusak

Pastikan Kini Semua Berfungsi

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Antisipasi bencana banjir terus dilakukan berbagai pihak. Termasuk Perum Jasa Tirta I yang menyediakan early warning system (EWS) banjir. Perusahaan pelat merah itu sengaja mengganti komponen sejumlah EWS yang rusak.

EWS banjir di jembatan Dungus lama, misalnya, mengalami kerusakan pada aki dan agent. ‘’Akinya sudah rusak cell-nya sehingga tidak bisa menyimpan listrik. Sedangkan agent­-nya terbakar, jadi perlu diganti,’’ kata Moch. Yudo Nugroho, pengamat prasarana pengairan Perum Jasa Tirta I, Kamis (16/1).

Yudo menerangkan, sebelumnya EWS di jembatan Dungus lama tidak berfungsi akibat kerusakan kedua komponen tersebut. ‘’Begitu alatnya kami terima, hari ini (kemarin, Red) langsung kami pasang,’’ ujarnya.

Dia memastikan seluruh EWS banjir yang dipasang Jasa Tirta I di Ngawi kini sudah berfungsi normal.  Selain di jembatan Dungus lama, ada di Desa Bendo, Kecamatan Padas; dan Waruk Tengah, Pangkur. Juga yang terpasang di Kendung, Simo, dan Purwosari, Kecamatan Kwadungan. Begitu pula yang di jembatan Desa Klitik, Ngawi. ‘’Rencana penambahan sejauh ini masih belum ada,’’ tuturnya.

Kasi Kedaruratan Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Ngawi Alfian Wihaji Yudono menyebut, EWS banjir sekadar peralatan penunjang. Selama ini pihaknya lebih fokus terjun langsung ke lapangan. ‘’Kami memantau banjir berdasarkan kondisi riil di lapangan,’’ ujarnya.

Yoyok –sapaan akrab Alfian Wihaji Yudono- menyatakan, kerap EWS belum berbunyi namun air sudah masuk ke rumah warga. ‘’EWS hanya kami pakai untuk tambahan data atau informasi. Apalagi, jumlahnya tidak sebanding dengan wilayah rawan banjir di Ngawi yang mencapai lebih dari 20 desa,’’ ungkapnya. (tif/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close