features

Jasa Lukis Wajah Jadi Andalan Musafah Kumpulkan Pundi Rupiah

Belajar otodidak sejak usia SD ditunjang pendidikan khusus seni rupa membuat Musafah kini piawai melukis wajah. Pun, keterampilan itu menjadi tumpuan hidup warga Nambangan Kidul tersebut.

SRI MULYANI, Jawa Pos Radar Madiun

EKSPRESI Musafah tampak serius. Sorot matanya tajam menatap foto di smartphone miliknya. Setelah menghela napas panjang, pria 51 tahun itu kembali menggerakkan jemarinya yang menggenggam sebuah pensil pada selembar kertas linen berukuran 45×60 sentimeter.

Beberapa menit berselang, pensil yang dimainkannya itu membentuk pola sosok dua bocah. Usai beristirahat sejenak, Musafah lantas menggarap detailnya. Mulai bagian mata, rambut, hingga lekukan pada pakaian yang dikenakan objek lukisannya.

Safah –sapaan akrab Musafah- mulai tertarik dengan dunia seni lukis saat masih duduk di bangku kelas III SD. Sejak itu pula hari-harinya dihabiskan dengan menggambar. Kemampuannya semakin terasah sejak bergabung di sebuah sekolah seni rupa.

Lulus sekolah tersebut, Safah lantas membuka jasa lukis wajah di kawasan Jalan Cokroaminoto, Kota Madiun. Setelah itu, sempat menjajal peruntungan di Pacitan, Blitar, Trenggalek, dan beberapa kota lainnya. ”Dulu, lukisan bisa ditunggu di tempat atau langsung jadi,’’ ujarnya sembari menyebut kini promosi dilakukan lewat media sosial.

Sempat vakum berkarya seni, warga Jalan Merak Barat, Nambangan Kidul, Manguharjo, itu akhirnya kembali menekuninya. Pun, konsumennya tidak hanya warga lokal Kota Madiun. Melainkan juga luar daerah seperti Ponorogo, Pacitan, bahkan Bandung. ‘’Kadang juga mengerjakan pesanan lukisan berwarna,” tuturnya.

Jika sedang ramai, dalam sepekan Safah bisa mendapat orderan hingga empat. Sementara, harga yang dipatok bervariasi, mulai Rp 200 ribu untuk lukisan wajah hitam putih hingga Rp 350 ribu untuk gambar berwarna. ”Bisa tahan sampai puluhan tahun,” sebutnya. (*/isd/c1)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button