Madiun

Jaringan Utilitas Semrawut, Bikin Ruwet

Pemkot Madiun Siapkan Regulasi Pasang di Bawah Tanah

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Meski berupaya bersolek diri dengan terus membangun taman, landmark, dan sejenisnya, sejauh ini wajah beberapa titik Kota Madiun masih tampak kusut. Salah satu biangnya adalah semrawutnya jaringan utilitas. Mulai kabel listrik hingga jaringan telekomunikasi.

Menyadari hal itu, Wali Kota Madiun Maidi menginginkan adanya fasilitas khusus penempatan sarana utilitas di bawah tanah. Dengan demikian, tidak ada lagi jaringan kabel yang melayang sehingga membuat wajah kota tampak semrawut.

Jaringan-jaringan kabel yang telah terpasang seluruhnya bakal dipindah. Yang awalnya melayang bakal dibuat tertanam. Untuk keperluan itu, pemkot sudah menyediakan fasilitas khusus terkait pemasangan jaringan. Proyeksinya berupa boks di bawah tanah jalur-jalur protokol. ‘’Itu bisa dimulai di Jalan Pahlawan,’’ kata Maidi Minggu (24/11).

Dia mengungkapkan, kebijakan tersebut juga berlaku untuk pemasangan jaringan utilitas yang belum atau akan dilaksanakan. Tentu hal itu bakal ditunjang dengan sebuah regulasi yang mengharuskan pemasangan di bawah tanah. ‘’Kalau tetap memasang di atas, bisa langsung ditertibkan,’’ tegasnya.

Pantauan Jawa Pos Radar Madiun, jaringan kabel listrik dan telekomunikasi di beberapa sudut kota memang tampak semrawut seperti benang ruwet. Dari satu tiang ke tiang lain. Sebut saja kawasan perempatan Tugu (Jalan Pahlawan-Jalan Cokroaminoto-Jalan Kolonel Mahardi-Jalan Panglima Sudirman) dan simpang lima Diponegoro. Juga lokasi lain seperti perempatan Tean. Selain jaringan utilitas, perusak estetika kota lainnya adalah reklame.

Saat ini, beberapa reklame bando sudah dibongkar dan akan diganti dengan videotron di sejumlah titik seperti Jalan Pahlawan dan proliman Diponegoro. (her/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button