Madiun

Januari–Agustus 2021, 14 Bumil di Kota Madiun Positif Covid-19

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Kasus ibu hamil (bumil) terkonfirmasi Covid-19 yang membutuhkan tindakan sectio caesarea (SC) kerap ditangani RSUD Kota Madiun. Sepanjang Januari–Agustus tercatat ada 14 ibu hamil terpapar korona.

Kasi Pelayanan Keperawatan dan Kebidanan RSUD Kota Madiun Sagita Hariyanti menyebutkan, bumil terkonfirmasi Covid-19 mendapat tindakan terpisah dengan non-Covid-19. ‘’Kalau masuk waktunya persalinan, disarankan melahirkan di rumah sakit rujukan Covid-19 yang memiliki fasilitas persalinan. Di Kota Madiun hanya RSUD Kota Madiun dan RSUD dr Soedono,’’ ujarnya, Selasa (31/8).

Biasanya, ungkap Sagita, bumil terpapar Covid-19 yang telah memasuki masa persalinan disarankan menjalani operasi Caesar. Pertimbangannya, faktor risiko terhadap kondisi klinis ibu dan janin. ‘’Ruangnya terpisah dengan non-Covid-19,’’ jelasnya.

Setelah tindakan operasi, ibu kembali menjalani perawatan di ruang isolasi hingga dinyatakan negatif. Sementara bayinya di-swab test polymerase chain reaction (PCR). Jika terkonfirmasi, bayi dirawat di ruang perinatologi khusus Covid-19. ‘’Jika negatif, bayi dipulangkan dirawat keluarga yang tidak terkonfirmasi,’’ paparnya. (kid/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button