Mejayan

Janji Satpol PP Kabupaten Madiun Segel THM Belum Terealisasikan

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Janji Satpol PP Kabupaten Madiun menertibkan belasan tempat hiburan malam (THM) bodong hanya pepesan kosong. Lebih dari dua pekan sejak operasi akhir Desember 2019, korps penegak perda urung melakukan penyegelan.

Sebelumnya, organisasi perangkat daerah (OPD) itu mengklaim tengah menyiapkan berita acara menutup tempat sing song belum mengantongi tanda daftar usaha pariwisata (TDUP).

Kepala Satpol PP Kabupaten Madiun Didik Harianto menegaskan, THM yang belum mengantongi TDUP itu mutlak harus ditutup. Namun, pihaknya tidak bisa gegabah. Aksi penyegelan membutuhkan data valid dan landasan yang kuat. ‘’Secara formil kami belum melakukan penyegelan,’’ kata Didik Selasa (14/1).

Dia beralasan masih berkoordinasi dengan dinas pariwisata, pemuda, dan olahraga (disparpora). Komunikasi dengan OPD yang dinakhodai Anang Sulistijono itu untuk mempelajari kronologi awal THM mengajukan perizinan. Terutama tempat karaoke yang kini memiliki legalitas. Akan tetapi, dalam operasi Natal lalu, ditemukan sejumlah pelanggaran. ‘’Perihal rencana menutup THM yang sudah berizin, belum bisa memastikan. Perlu dipelajari dulu semuanya,’’ kilah mantan camat Madiun itu.

Diketahui, banyak permasalahan terungkap dalam operasi THM yang dipimpin Bupati Ahmad Dawami di pengujung 2019. Selain perizinan, ada pemandu lagu (PL) yang positif HIV. Juga peredaran minuman beralkohol (minol). (den/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close