MejayanPendidikan

Janggal, Ribuan Anak di Kabupaten Madiun Tak Sekolah

DPRD Desak Pemkab Cari Akar Masalah dan Solusinya

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – DPRD Kabupaten Madiun prihatin dengan masih banyaknya anak usia sekolah yang tidak mengenyam pendidikan. Dinas pendidikan dan kebudayaan (dikbud) setempat mencatat ada 1.607 anak. ‘’Harus segera dicari tahu apa pokok masalahnya,’’ kata Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Madiun Hari Puryadi Kamis (16/1).

Angka tersebut disodorkan pemerintah desa (pemdes) di 12 dari 15 kecamatan di kabupaten ini akhir tahun lalu. Perinciannya, usia TK (5-6 tahun) 182 anak, SD (7-12 tahun) 441 anak, SMP (13-15 tahun) 213 anak, dan SMA (16-18) 771 anak. Ditilik dari sudut pandang wajib belajar sembilan tahun, terdapat 654 anak yang luput dari progam tersebut. ‘’Anak-anak itu harus sekolah,’’ tegas Hari.

Dalam kasus ini, Hari menangkap kejanggalan. Sehingga, dia mendesak pemkab segera mencari akar masalah penyebab ribuan anak tersebut tidak sekolah. Pun yang luput dari program wajib belajar sembilan tahun. ‘’Kalau tidak mampu masalah ekonomi, kecil kemungkinannya. Kan pemerintah sudah menggratiskan sekolah,’’ ujarnya.

Pihaknya akan segera turun tangan terkait kondisi tersebut. Dinas terkait bakal diajak duduk bersama untuk mengoordinasi masalah. ‘’Butuh dorongan yang benar-benar serius dan maksimal agar anak-anak bisa sekolah,’’ tutur Hari.

Menurut dia, masalah ini tidak akan tuntas hanya dengan sosialisasi. Solusinya, butuh kerja sama dari berbagai lapisan. Mulai dinas terkait, kecamatan, desa, sampai lingkungan anak-anak tak sekolah tersebut. Pun perlu ada koordinasi dengan pihak lain. Sebab, pendidikan merupakan tanggung jawab bersama. ‘’Secepatnya kami akan segera koordinasi dengan dinas terkait,’’ janjinya.

Seperti diberitakan sebelumnya, ribuan anak usia sekolah tidak mengenyam pendidikan. Dikbud setempat mendapatkan data tersebut dari pemdes. Jumlahnya diperkirakan akan bertambah. Mengingat 1.607 anak yang terdata muncul dari 12 kecamatan. Sebab, tiga kecamatan lainnya: Madiun, Gemarang, dan Geger belum setor data. (den/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close