Pacitan

Jangan Panik! Kabar Tsunami Ancam Ekonomi Pariwisata

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Kabar adanya potensi tsunami setinggi 20 meter membuat warga ketar-ketir. Persoalan itu direspons Pemkab Pacitan dengan menyusun langkah mitigasi. Mengingat, kampung asal Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut termasuk daerah rawan tsunami.

Bupati Pacitan Indartato mengatakan, pemetaan wilayah rawan terdampak tsunami telah dilakukan. Dia mencatat ada 27 desa di tujuh kecamatan masuk zona merah gelombang air besar tersebut. ‘’Sekitar 25 persen warga Pacitan tinggal di pesisir pantai,’’ ujarnya Rabu (30/9).

Sejumlah upaya mitigasi telah dirancang pemkab ketika terjadi gempa bumi berpotensi tsunami. Seperti menyiapkan tempat evakuasi, rutin memeriksa tsunami early warning system (TEWS), juga sosialisasi 20-20-20.

Indartato meminta masyarakat menyikapi secara bijak soal kajian tsunami 20 meter oleh peneliti Institut Teknologi Bandung (ITB) tersebut. Misalnya dengan tidak panik atau resah. ‘’Dampak dari informasi itu bisa membuat warga takut membeli tanah di seputar pantai,’’ ungkap bupati dua periode tersebut.

Kondisi itu, menurutnya, bisa memukul ekonomi Pacitan. Termasuk mengancam kunjungan wisatawan. ‘’Yang penting bagaimana kita semua, termasuk para wisatawan, menguasai tata cara evakuasi dengan memperhatikan rambu yang ada,’’ tutur Indartato. (gen/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?php /** * The template for displaying the footer * */ defined( 'ABSPATH' ) || exit; // Exit if accessed directly do_action( 'TieLabs/after_main_content' ); TIELABS_HELPER::get_template_part( 'templates/footer' ); ?>
Close
               
         
close