Pacitan

Jalur Khusus Sepeda Jadi Tempat Parkir

Dishub Menoleransi jika Tidak Ganggu Pengguna Jalan Lain

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Pengguna sepeda ontel untuk aktivitas sehari-hari di Pacitan relatif tinggi dibanding daerah lain se-Madiun Raya. Demi kenyamanan pengendaranya, dinas perhubungan (dishub) setempat menyediakan jalur khusus sepeda di beberapa ruas jalan. Bahkan, sudah ada sejak dua tahun silam.

Itu selaras arahan Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub), yakni jalur perkotaan harus memfasilitasi sepeda. Pun pengguna sepeda Kota 1.001 Gua semakin meningkat. Ruas jalan bermarkah jalur sepeda itu di Jalan Ahmad Yani, Panglima Sudirman, dan Jalur Lintas Selatan (JLS).

Kepala Dishub Pacitan Wasi Prayitno mengatakan, tidak semua jalan difasilitasi jalur khusus ini. Berdasarkan survei, yang memungkinkan dibuat jalur sepeda hanya ruas yang memiliki badan jalan lebar. ‘’Yang lain masih kategori sempit, belum sesuai ukuran. Jadi, hanya tiga ruas itu,’’ kata Wasi Jumat (21/2).

Menurut dia, ketersediaan jalur sepeda bertujuan memberi kenyamanan pengguna sepeda, bukan markah parkir. Sayangnya, beberapa titik jalur sepeda disalahgunakan untuk parkir. Meski begitu, pihaknya masih menoleransi selama tidak membahayakan pengguna jalan lain. Sebaliknya,  jika menimbulkan kerawanan lalu lintas, pihaknya akan menertibkan. ‘’Itu pun dibahas dulu dalam forum lalu lintas,’’ ujarnya.

Dewi, salah seorang pelajar, sangat terbantu jalur sepeda. Terutama jika lalu lintas tengah ramai pada pagi hari. Namun, dia menyayangkan beberapa jalur digunakan untuk parkir kendaraan bermotor. ‘’Kalau dipakai parkir, kami harus mengalah,’’ katanya.

Dia berharap, jalur khusus sepeda bisa ditambah lagi di ruas jalan lain. Sehingga, pesepeda semakin nyaman, terutama para pelajar. Sebab, banyak pelajar sering memanfaatkan sepeda pancal untuk pergi pulang sekolah. (mg2/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close