AdvertorialNgawi

Jalan Terus, Percepatan Tanam dan Panen Padi

Pantang Berhenti meski Ada Pandemi

NGAWIJawa Pos Radar Ngawi – Dinas Pertanian (Disperta) Ngawi memastikan upaya percepatan tanam dan panen padi berjalan sesuai rencana. Organisasi perangkat daerah (OPD) itu memastikan bulan ini sudah mulai tanam lagi untuk musim kemarau.

Kepala Disperta Ngawi Marsudi mengatakan, produksi pangan tidak boleh berhenti meski masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Bila perlu dipercepat sesuai perintah Kementerian Pertanian maupun Dinas Pertanian dan Peternakan Jatim.

‘’Kalau hari ini panen, besok harus sudah dilakukan olah tanah. Besoknya lagi harus sudah mulai tanam. Makanya, kami programkan pembibitan di luar lahan tanam,’’ papar Marsudi di sela menerima kunjungan Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Jatim Hadi Sulistyo di Desa Kuniran, Sine, Kamis (11/6).

Produksi padi di Ngawi tahun lalu sebanyak 777.190 ton gabah kering giling. Angka itu menempatkan Ngawi di urutan kedua daerah paling produktif se-provinsi. Padahal, lahan pertaniannya hanya terluas ke-enam di Jatim. Ngawi menyumbang 8 persen produksi dari total di Jatim 9,5 juta ton.

Pada musim kemarau tahun ini, produksi padi ditargetkan 247 ribu ton gabah kering giling. Sedangkan target tanamnya 40.736 hektare dari total luas lahan 50.197 hektare. Sementara, produktivitas pada musim panen mendatang diharapkan meningkat dari 6,3 ton menjadi 6,4 ton per hektare.

Pihaknya juga terus mendorong agar petani bisa mengolah hasil panen dalam bentuk beras kemasan. Salah satunya dengan memberikan bantuan alat vertical dryer untuk membantu mengeringkan gabah saat musim penghujan. (tif/c1/odi/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button