Ponorogo

Jalan Selingkar Alun-Alun Diwacanakan Satu Arah

PONOROGO – Arus lalu lintas di selingkar alun-alun dikaji menjadi satu arah. Mulai Jalan Alun-Alun Timur, Alun-Alun Utara, Diponegoro (sisi barat), dan Jenderal Sudirman (sisi selatan). ‘’Untuk mengurai kepadatan,’’ terang Kepala Dishub Djunaedi, kemarin (22/2).

Sejauh ini, ruas jalan di selingkar alun-alun tak begitu padat. Penumpukan kendaraan baru terjadi di akhir pekan, libur lebaran atau momen tertentu. Tetapi, Djunaedi ingin meniru jalan yang melingkari alun-alun di kota/kabupaten lainnya. ‘’Konsepnya searah jarum jam terbalik,’’ tegasnya.

Dari evaluasi, Djunaedi meyakini empat ruas jalan di selingkar alun-alun berpotensi untuk di-satuarah-kan. Selain mengurai kepadatan juga merapikan arus lalu-lintas di pusat kota tersebut. ‘’Badan jalan cukup lebar. Dengan satu arah, arus lalu lintas akan semakin rapi. Pengaturan dan pemantauannya juga lebih mudah,’’ imbuhnya.

Selain mengkaji kemungkinan rekayasa satu arah di alun-alun, dishub juga rampung mengkaji penempatan median jalan di Soekarno Hatta. Untuk saat ini, median yang sudah dibangun memanjang baru di depan Pasar Legi Songgolangit. Ke depan, pembangunan median akan dilanjutkan ke arah utara hingga perempatan pabrik es. ‘’Selain itu, yang dikaji adalah penempatan median di Jalan Gadjah Mada sampai ke perempatan Tonatan. Tapi itu semua yang mengeksekusi DLH. Kami sebatas memberi kajian dan rekomendasi,’’ tukasnya.

Dishub segera memaparkan hasil kajiannya kepada bupati. Djunaedi membutuhkan dukungan dari pemegang kebijakan untuk merealisasikan rencana rekayasa searah dan penempatan median tersebut. ‘’Setelah itu baru mengedukasi masyarakat. Prosesnya tidak sebentar,’’ pungkasnya. (naz/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close