Pacitan

Jalan Raya Pacitan-Ponorogo Rawan Longsor dan Banjir

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Jalan Raya Pacitan-Ponorogo kembali menyulitkan pengendara. Tepatnya, ruas Desa Kebondalem, Tegalombo. Tebing setinggi sepuluh meter lebih longsor sekitar pukul 05.30 Kamis (12/3). Akibatnya, separo badan jalan tertutup material longsoran. Kendaraan besar harus keluar badan jalan untuk melintas. Kondisi tersebut bertahan hingga lebih dari empat jam.

Sri Widodo, warga setempat, menduga bencana tersebut akibat hujan deras yang mengguyur wilayah setempat. Hujan turun sejak siang hingga malam sebelumnya. Usai kejadian, warga setempat langsung membersihkan material longsoran. Terutama bebatuan. Menggunakan alat ala kadarnya. Terpenting kendaraan bisa melintas. ‘’Kami juga mengamankan jalan,’’ ujarnya.

Tidak hanya di satu lokasi. Menurut Sri, berjarak selemparan batu dari lokasi juga longsor malam sebelumnya. Sama-sama memakan separo badan jalan. Namun, material longsoran sudah dibersihkan warga. ‘’Kurang lebih jam tujuh malam kejadiannya,’’ tuturnya.

Jalan Raya Pacitan-Ponorogo juga sempat tergenang. Tepatnya di ruas depan Puskesmas Tegalombo, Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Tegalombo, sekitar pukul 16.00 Rabu (11/3). Ketinggian air mencapai lutut orang dewasa. Sebagian pengendara nekat menerobos. Sebagian lainnya putar balik. Termasuk yang hendak menuju puskesmas. ‘’Ada juga yang jatuh,’’ ungkap Iwan, warga setempat.

Genangan bertahan hampir dua jam. Hingga sekitar pukul 18.00. Penyebabnya diduga selokan di lokasi mampet. Sehingga, air dari lereng dan perbukitan di atas Desa Tegalombo meluber. Warga berharap pemerintah menanganinya. Terutama membenahi selokan.

Usai banjir, warga melakukan kerja bakti. Mereka membersihkan material lumpur di sepanjang jalan agar tak mengganggu pengendara. Mereka dibantu anggota TNI-Polri, petugas puskesmas, petugas DPU Binamarga Jatim wilayah Pacitan, dan lainnya. ‘’Kalau tidak segera digarap kami capek. Karena sering seperti ini,’’ ucapnya.

Kasi Jalan dan Jembatan UPT Pembangunan Jalan dan Jembatan DPU Binamarga Jatim wilayah Pacitan Budi Hari Santoso mengakui jalur Pacitan-Ponorogo rawan bencana. Terutama di sepanjang ruas Arjosari-Gemaharjo. ‘’Kami sudah lakukan upaya pembersihan di sana,’’ kata Budi via telepon kemarin.

Dia membantah banjir di Tegalombo lantaran selokan tersumbat atau kurang besar. Biang keladinya tak lain air dari atas lokasi tersebut. ‘’Kami sudah minta kepala desa dan beberapa petugas lainnya untuk melakukan pemeriksaan,’’ imbuhnya. (odi/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button