Madiun

Jalan Diponegoro Crowded

Sore-Malam, Volume Kendaraan Meningkat 40 Persen

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Jalan Diponegoro seolah menjelma jalur pasar krempyeng mulai sore hingga malam hari. Fungsi ruas jalan itu menurun dan mengakibatkan ular-ularan panjang. Badan jalan menyempit lantaran ruas kanan-kiri digunakan parkir. Kepadatan semakin tak terhindarkan seiring peningkatan volume kendaraan.

Catatan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Madiun, peningkatan volume terjadi mulai sore hingga malam hari sebesar 40 persen. Butuh solusi khusus untuk memecah permasalahan di titik tersebut. Mengingat, jalur itu menjadi titik temu simpang lima Diponegoro dengan jalur bus arah Madiun-Ponorogo. ‘’Di sana memang banyak pengunjung kuliner,’’ kata Kepala Dishub Kota Madiun Ansar Rosidi.

Ada beberapa strategi yang disiapkan untuk kembali meningkatkan fungsi Jalan Diponegoro. Terdekat, dishub akan melakukan penataan parkir di ruas kanan dan kiri jalan sepanjang jalur tersebut. ‘’Itu jangka pendeknya,’’ ujarnya.

Mencermati di lapangan, tampaknya solusi jangka pendek yang ditawarkan tidak akan memecah persoalan. Sebab, tampaknya hanya beberapa pedagang kuliner yang memiliki lahan parkir sendiri. Pun, jumlahnya tidak lebih dari 20 persen. Sisanya menggunakan badan jalan untuk parkir pengunjung. ‘’Masih ada solusi jangka panjangnya,’’ imbuh Ansar.

Dia menjelaskan, solusi itu berkaitan dengan rencana pemkot menjadikan Jalan Rimba Darma sebagai pusat kuliner. Sungai di jalan tersebut dari perlimaan Diponegoro ditutup dengan box culvert. Kemudian atasnya digunakan untuk pusat kuliner. Pusat kuliner di Jalan Rimba Darma itu dilengkapi space parkir. Sehingga pedagang tidak sampai makan tempat di badan jalan. ‘’Kalau pusat kuliner itu sudah jadi, tidak ada lagi penumpukan kendaraan baik di titik tersebut maupun Jalan Diponegoro,’’ jelasnya.

Ansar mengklaim, sehari-hari dishub telah melakukan operasi keliling dan kontrol paralel yang sejajar dengan jalan. Seperti mensterilkan satu sisi Jalan Kalimantan-dr Sutomo maupun di Jalan Pahlawan agar tidak digunakan parkir. (kid/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button