Pacitan

Jaksa Tuntut 5,5 Tahun Penjara Terdakwa Korupsi Proyek Jembatan Gegeran

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Tuntutan 5,5 tahun penjara dihadapi Sudarto, terdakwa perkara dugaan korupsi proyek pembangunan Jembatan Gegeran, Arjosari. Jaksa penuntut umum (JPU) juga menuntut ketua tim pengelola kegiatan (TPK) tersebut membayar sejumlah denda dan pengembalian kerugian negara. ‘’Saat ini masih replik, mungkin awal Februari putusan,’’ kata Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Pacitan Mirzantio Erdinanda, Senin (1/2).

Tio, sapaan akrabnya, menerangkan, tuntutan lumayan tinggi diajukan lantaran tak ada hal yang meringankan terdakwa selama proses persidangan. Antara lain, tidak ada iktikad baik untuk mengembalikan kerugian negara dari anggaran yang ditilap bersama kepala desa (kades) setempat itu. ‘’Sebenarnya ada dua tersangka. Selain Sudarto juga kades setempat, tapi sudah meninggal dunia,’’ bebernya.

Kaur Perencanaan Desa Gegeran itu, lanjut Tio, diduga memalsukan sejumlah dokumen, merekayasa laporan pertanggungjawaban (LPj), hingga pengadaan barang tak sesuai rencana anggaran belanja (RAB). Akibat perbuatan mereka, negara mengalami kerugian Rp 213 juta dari nilai proyek Rp 600-an juta dari dana desa (DD). (gen/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button