Uncategorized

Jadwal SKB CPNS Keluar, BKN Beri Waktu Tujuh Hari

Peserta Seleksi Boleh Tiga Kali Ubah Lokasi

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Sekda Kota Madiun Rusdiyanto angkat bicara terkait langkah pemkot menghadapi ancaman krisis aparatur sipil negara (ASN). Penataan pegawai sesuai kompetensi dan optimalisasi di setiap organisasi diandalkan menjadi solusi.

Rusdiyanto menguraikan, jadwal seleksi kompetensi bidang (SKB) telah diputuskan pemerintah pusat. Yakni, mulai 1 September hingga 12 Oktober. Dia beharap waktu yang dialokasikan pemerintah pusat itu tidak mundur kembali. ‘’Mudah-mudahan jadwalnya tidak berubah,’’ ujarnya Senin (3/8).

Kepastian jadwal itu setidaknya memberikan angin segar terhadap problem krisis ASN. Pasalnya, CPNS 2020-2021 diperkirakan ditiadakan. Sementara jumlah ASN setiap tahunnya terus berkurang sekitaran 180 orang lantaran memasuki usia pensiun. ‘’Bisa tepat waktu sehingga bisa masuk di tahun anggaran 2020 ini. Atau paling lambat awal 2021,’’ terangnya.

Nantinya, SKB dilaksanakan di masing-masing daerah. Sehingga peserta dapat memilih lokasi tes sesuai domisili. Sebagaimana instruksi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) mencegah risiko penyebaran severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2). ‘’Insya Allah dilaksanakan di masing-masing daerah asal,’’ tuturnya.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Madiun Haris Rahmanudin membeberkan, peserta yang lolos pada tahap SKB mencapai 421 peserta. Paling banyak berasal dari luar daerah mencapai 167 peserta. Peserta yang berasal dari Kota Madiun sebanyak 140 peserta, sementara Kabupaten Madiun 114 peserta. ‘’Zona merah disarankan di lokasi domisili,’’ kata Haris.

Pada 1-7 Agustus, Badan Kepegawaian Negara (BKN) memberi kesempatan peserta untuk menentukan lokasi tes. Disarankan memilih lokasi yang dekat domisili. Setiap peserta diberi tiga kesempatan untuk mengubah lokasi tes. Agar peserta dapat memilih lokasi lain jika pilihan awalnya berubah menjadi zona merah. Diharap peserta memanfaatkan jeda waktu untuk mendalami materi sebagai bekal menghadapi SKB. Seluruh peserta bakal memperebutkan 164 formasi. Perinciannya, 67 tenaga pendidikan, 50 tenaga kesehatan, serta 47 tenaga teknis. ‘’Masih ada jeda waktu untuk mendalami materi sesuai bidang formasi yang dipilih,’’ ujarnya. (kid/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
               
         
close