Madiun

Jadi Kawasan Terkumuh di Kota Madiun, Bongpay Bakal Disulap Jadi Fasum

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Kompleks pemakaman Cina (etnis Tionghoa) alias bongpay di Jalan Hayam Wuruk, Manguharjo, Kota Madiun, bakal tinggal riwayat. Sudah puluhan tahun tidak ada lagi makam baru. Sebaliknya, bangunan liar menjamur. Bahkan, kawasan tersebut dicap sebagai lingkungan terkumuh di kota ini.

Karena itu, Pemkot Madiun berencana menyulap kawasan itu jadi fasilitas umum agar lebih bermanfaat bagi masyarakat. Rencana itu diawali pendataan makam oleh pihak kelurahan setempat. Kini seluruh makam telah ditandai angka yang dilingkari dengan cat merah. Sayangnya, lurah dan camat setempat enggan memberi informasi.

Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Madiun, di bongpay tersebut ada 211 makam. Pemkot melalui kelurahan setempat meminta ahli waris berkoordinasi dan memindahkan makam keluarganya. ‘’Kerangka bisa dimakamkan, dipindah ke tempat lain, atau dijadikan satu dengan makam yang kami sediakan,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi, Selasa (8/6).

Pemkot menyediakan lahan relokasi makam di sisi barat Jalan Hayam Wuruk atau di seberangnya. Namun, makam tidak dibangun satu per satu, melainkan dijadikan satu untuk efisiensi lahan. Rencana tersebut digulirkan lantaran sewa ratusan makam di aset pemkot itu telah habis. Maidi menyebut, kewajiban ahli waris memindahkan makam keluarganya. ‘’Sudah tidak ada lagi makam baru, sekarang malah dibangun rumah-rumah. Lihat saja, begitu kumuh,’’ ungkapnya. (kid/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button