features

Ive Indah Verawati, Dari Bidan ke Bisnis Kuliner

Berawal dari jualan makanan kaki lima, bisnis kuliner yang ditekuni Ive Indah Verawati semakin berkibar. Pun, owner Resto Mama Culinary itu berencana mengembangkan bisnisnya dengan model waralaba. Siapa sangka, sebelumnya dia berkecimpung di dunia medis sebagai bidan.

Apa kesibukan Anda saat ini?
Di masa pandemi seperti sekarang aku masih sibuk mengelola bisnis Mama Culinary dan mencoba mengembangkan usaha minuman herbal Jahe Pendekar.

Sejak kapan Anda menekuni bisnis kuliner?
Kurang lebih tiga tahun lalu. Sebelumnya aku jualan kaki lima. Alhamdulillah sekarang bisa mendirikan Resto Mama Culinary ini.

Apakah menjadi pengusaha resto memang cita-cita Anda?
Tidak. Sebenarnya aku ingin jadi bidan. Latar belakang pendidikanku kan kebidanan. Sempat berkerja di puskesmas dan RSUD Caruban. Tertarik berbisnis kuliner karena dulu sering berburu kuliner saat traveling ke beberapa daerah di Indonesia.

Bagaimana Anda memulai bisnis resto?
Semuanya berawal dari jualan nasi uduk di pinggir jalan. Aku ingin usaha itu berkembang. Lalu, aku coba membuka beberapa cabang di Kota Madiun. Model kaki lima juga. Alhamdulillah, banyak pelanggannya. Akhirnya memberanikan diri membuka resto.

Bagaimana konsep resto Anda?
Aku ingin memberikan hal yang berbeda kepada pengunjung. Konsep resto ini makan bareng dan happy bareng. Resto ini ada dua lantai. Yang bawah untuk keluarga. Kalau yang di lantai dua segmennya untuk anak-anak muda. Outdoor tapi dikonsep seperti kafe untuk nongkrong dan ngobrol santai.

Seberapa besar dampak pandemi terhadap bisnis Anda?
Besar sekali. Omzet turun tajam. Tapi, aku memahami saat ini semua sektor bisnis di Kota Madiun mengalami nasib sama. Terpenting adalah tetap konsisten dan inovatif agar bisnis tetap eksis.

Adakah pengalaman menarik dalam perjalanan membangun bisnis Anda?
Tentu ada. Dulu saat di awal-awal buka usaha makanan kaki lima, mulai memasak, membungkus makanan, menyajikan, aku lakukan sendiri. Sesuatu yang baru karena sebelumnya aku belum pernah merasakan bagaimana susahnya jualan.

Bagaimana dukungan keluarga terhadap pekerjaan Anda sekarang?
Sejak bertekad untuk melepas profesi lama dan akan memulai wirausaha, orang tua mendukung pilihanku. Karena itu, aku harus sungguh-sungguh. Aku tidak ingin mengecewakan orang tua. (rio/c1/aan/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button