Ponorogo

Iuran BPJS Naik, Ipong Sebut Wajar

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Keputusan pemerintah menaikkan iuran kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan memicu kontroversi. Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni menyatakan bahwa masa pandemi Covid-19 perlu jadi pertimbangan kenaikan. ‘’Dalam situasi sekarang ini untuk kelas III lebih baik ditunda kenaikannya,’’ katanya Senin (1/6).

Kenaikan iuran BPJS Kesehatan merujuk Perpres 64/2020 tentang Perubahan Kedua atas Perpres 82/2018 tentang Jaminan Kesehatan. Sebagaimana tertuang dalam pasal 34 berlaku langsung untuk kelas I dan II. Sementara untuk kelas III ditunda sampai 2021.

Iuran peserta kelas I naik menjadi Rp 150 ribu. Sedangkan kelas II naik menjadi Rp 100 ribu. Sedangkan kelas III tahun ini Rp 25,5 ribu dan tahun depan Rp 35 ribu. ‘’Selama ini BPJS memang mengalami masalah keuangan. Mungkin salah satu sebabnya karena kecilnya iuran,’’ terang bupati.

Ipong menyebut bahwa keputusan tersebut wajar diambil pemerintah untuk menjaga BPJS Kesehatan tetap bertahan. Pun supaya penjaminan kesehatan bagi masyarakat tidak terganggu. Ipong sepakat kenaikan iuran untuk tahun ini hanya untuk kelas I dan II. ‘’Untuk kelas III yang notabene warga kurang mampu ditunda kenaikannya,’’ ujarnya. (naz/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close