Pacitan

Isolasi Santri Temboro di Wisma Atlet Masih Wacana

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Pacitan harus kerja ekstrakeras. Perawatan dua warga yang terinfeksi korona belum usai, kali ini harus menghadapi ancaman. Setelah 28 santri pondok pesantren (ponpes) Temboro, Magetan, pulang ke Pacitan. ‘’Hari ini (kemarin, Red) kita lakukan rapid test kepada para santri,’’ kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Pacitan Rahmad Dwiyanto Senin (27/4).

Rahmad mengungkapkan, likuran santri tersebut didapat dari hasil tracing mandiri. Tersebar di 12 kecamatan di Pacitan. Terbanyak dari kecamatan kota. Ditengarai masih ada yang belum terlacak. Sehingga, kemungkinan jumlahnya bertambah. Pihaknya pun harus melakukan uji cepat (rapid test). ‘’Termasuk keluarganya juga. Diperkirakan ada 60 orang lebih,’’ ungkap kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pacitan itu.

Wacananya, mereka bakal diisolasi di wisma atlet. Terlebih, usia para santri berkisar 18 hingga 20 tahun. Ruang isolasi tersebut bakal membuat mental dan psikis para remaja tersebut turun. Imbasnya memperburuk kondisi kesehatan mereka. Terlebih, lokasi wisma bersebelahan dengan tempat pemakaman umum (TPU). ‘’Kami rencanakan karantina mandiri di rumah, tentunya dengan pengawasan ketat,’’ paparnya.

Hal serupa bakal berlaku bagi santri reaktif Covid-19. Pihaknya berencana mengarantina ketat di rumah masing-masing. Namun, jika tidak memungkinkan, isolasi di RSUD jadi opsi lanjutan. ‘’Selain pemantauan, juga tidak boleh keluar, jaga jarak dengan keluarga, dan memakai masker,’’ tegasnya.

Selain menanti kepastian klaster Temboro, pihaknya tengah menunggu hasil uji swab lima pasien dalam pengawasan (PDP). Hasil swab beberapa pekan terakhir jauh lebih lama. Berkisar 12 hari. Selain masalah jarak, banyak swab antre di laboratorium. ‘’Kelima swab itu dari klaster Sukolilo, yang sebelumnya sempat kontak dengan pasien covid confirm,’’ terangnya.

Di Pacitan terdapat 11 PDP. Tiga di antaranya negatif dan diperbolehkan pulang. Sementara dua orang isolasi mandiri di rumah lantaran terbentur usia. Sedangkan sisanya diisolasi di RSUD dr Darsono. Termasuk seorang petugas kesehatan. ‘’Sementara saat ini pasien covid confirm kita ada dua orang,’’ pungkasnya. (gen/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?php /** * The template for displaying the footer * */ defined( 'ABSPATH' ) || exit; // Exit if accessed directly do_action( 'TieLabs/after_main_content' ); TIELABS_HELPER::get_template_part( 'templates/footer' ); ?>
Close