PolitikPonorogo

Ipong Bermimpi Galang Koalisi Gemuk

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Ipong Muchlissoni memimpikan dukungan minimal dari delapan partai. Jika mimpi itu terwujud, kontestasi Pilkada 2020 akan didominasi koalisi gemuk.

Sudah empat pintu penjaringan yang diketuk. Mulai PDIP, Partai Gerindra, Partai Demokrat, dan PKB. Selain keempat partai, Partai NasDem sudah positif mengusung petahana. Ipong optimistis bisa menggaet minimal delapan rekomendasi partai. Di antaranya dari NasDem, PDIP, Demokrat, Gerindra, PKB, PKS, Golkar, dan Hanura. Tinggal PAN dan PPP. ‘’Saya yakin delapan. Gemuk tidak apa-apa yang penting sejuk,’’ kata Ipong, Sabtu (21/12).

Ipong mengklaim sejumlah partai lain juga menjaring namanya untuk masuk bursa bacabup. Di antaranya, Partai Golkar, PKS, dan Partai Hanura. ‘’PKS, Golkar, dan Hanura tidak buka pendaftaran. Tapi mereka menjaring dan yang dijaring cuma saya. Tanya ketua masing-masing kalau tidak percaya,’’ ujarnya.

Ipong terus mengintensifkan komunikasi. Seluruh partai terkait telah meyakinkan bakal memperjuangkan rekomendasi dari dewan pengurus pusatnya masing-masing. ‘’Rekomendasi kan dari DPP. Ketika mereka (partai, Red) mengatakan yang dijaring hanya saya, maka yang mereka laporkan dan perjuangkan ke DPP ya hanya saya,’’ ucapnya. Ipong optimistis partai-partai itu merekomendasikan dirinya untuk diusung di pilkada mendatang. ‘’Apakah nanti rekomendasi dikeluarkan untuk saya? Logikanya iya. Kalau hanya satu nama, masa nama lain? Kan tidak mungkin,’’ imbuhnya. (naz/c1/fin) 

Demokrat Condong Petahana, PKB Tergantung Suara Nahdliyin

KANS Soedjarno untuk mendapatkan rekomendasi dari Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kecil. DPC Partai Demokrat terang-terangan berharap rekomendasi jatuh ke Ipong Muchlissoni. Meski dalam pendaftarannya, petahana kalah start sehari dari wakilnya di pemerintahan saat ini. ‘’Tentu kami berikhtiar dan berdoa Pak Ipong mendapat rekomendasi,’’ kata Ketua DPC Partai Demokrat Miseri Effendi.

Lantas, kepada siapa rekomendasi nantinya bakal diberikan? Miseri menyebut, itu tergantung komunikasi antara daerah dengan hierarki kepengurusan di atasnya. Sejauh ini, arah komunikasi dengan dewan pimpinan daerah (DPD) di Jatim sudah cukup positif. ‘’Sesuatu yang sudah baik itu perlu dilanjutkan,’’ ujarnya.

Usai penjaringan ditutup Jumat lalu, Demokrat masih dihadapkan pada tahapan panjang sebelum turunnya rekomendasi. Akan ada tahapan lebih lanjut dari pusat termasuk penyelenggaraan fit and proper test para kandidat. ‘’Keputusannya nanti ada di DPP,’’ tuturnya.

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) berbeda sikap dengan Demokrat yang terang-terangan berharap rekomendasi jatuh ke Ipong. Kendati Sabtu lalu (21/12) Ipong baru saja menyerahkan berkas pendaftaran bacabup di PKB. Masih banyak tahapan yang harus dilalui menyambut pilkada tahun depan. ‘’Hanya dua yang mendaftar,’’ kata Ketua DPC PKB Ponorogo Ibnu Multazam.

Selain Ipong yang mendaftar bacabup, muncul nama lain dari kalangan nahdliyin. Yakni, Agus Khoirul Hadi yang mendaftar bacawabup. PKB, tegas Multazam, mengutamakan suara dari segenap warga PKB dan NU. Artinya, apa yang dikehendaki mereka, itulah yang akan diperjuangkan mendapat rekomendasi. Agus misalnya. Dia berlatar seorang pengusaha dan pegiat sosial. ‘’Nama itu (Agus Khoirul Hadi, Red) hasil kesepakatan dari dua kali rapat antara PKB dengan NU. Akhirnya memutuskan untuk mendaftarkan Pak Agus,’’ terang anggota DPR RI itu. (naz/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close