Ngawi

Warga Kerap Telat Melapor saat Terjadi Insiden Kebakaran

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Insiden kebakaran masih kerap terjadi di Ngawi. Celakanya lagi, tidak jarang warga terlambat melapor ke petugas pemadam kebakaran (damkar) saat bangunan mulai dilalap api. ‘’Sehingga, ketika petugas datang, api sudah dalam kondisi besar,’’ kata Kabid Damkar Satpol PP Ngawi Indah Puspowati Selasa (11/8).

Dia mencontohkan kebakaran yang menimpa sebuah rumah di Dusun Madiasri, Desa Jururejo, Ngawi, Minggu dini hari (9/8). Pihaknya baru mendapat laporan sekitar pukul 01.15 dan mobil damkar sampai di lokasi pukul 01.35 atau 20 menit berselang (bukan satu jam seperti diberitakan sebelumnya).

Sampai di lokasi, tim langsung berjibaku memadamkan api. Bahkan, seorang petugas sempat terkilir kakinya saat berusaha naik ke atap rumah untuk mendekat ke titik api. ‘’Karena saat itu api sudah besar dan ada beberapa rumah di sampingnya, petugas fokus melokalisasi api agar tidak merebet ke mana-mana,’’ paparnya.

Selain kendala keterlambatan laporan, selama ini petugas kerap terhambat rendahnya kesadaraan pengguna jalan untuk memberikan ruang bagi mobil damkar melintas. ‘’Dalam kondisi normal (tanpa hambatan di perjalanan, Red), jarak tujuh kilometer bisa ditempuh hanya dalam 15 menit,’’ ungkapnya.

Bagaimana dengan armada? Indah menyebut sudah mencukupi. Sayangnya, jumlah personel masih kurang. ‘’Idealnya, setiap upaya pemadaman menerjunkan tiga mobil damkar dengan petugas masing-masing empat. Jadi, totalnya ada 12 orang. Tapi, yang ada saat ini hanya separonya,’’ jelasnya. (mg1/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close