Ngawi

Insentif Nakes Selama Enam Bulan Macet

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Kesejahteraan para tenaga kesehatan (nakes) yang menangani pasien Covid-19 di Ngawi tahun ini belum terbayar lunas. Insentif selama enam bulan sejak Januari lalu hingga kini belum cair. Dinas kesehatan (dinkes) berdalih penyebab macetnya pencairan upah atas apresiasi tugas itu dilatarbelakangi banyak faktor.

Dua sebab utamanya penyesuaian anggaran daerah dengan refocusing APBD 2021 serta kendala sistem informasi pembangunan daerah (SIPD). Kendala yang disebutkan terakhir itu baru tersolusikan bulan lalu. ‘’Sehingga butuh waktu untuk pencairan insentif,’’ kata Sekretaris Dinkes Ngawi Heri Nur Fahrudin, Senin (26/7).

Ada 3.443 nakes di Ngawi. Mereka bertugas di 24 puskesmas, RSUD dr Soeroto, RS Widodo, dan RSI At-Tin Husada. Heri belum dapat memastikan jumlah nakes penerima insentif yang semestinya dibayarkan sebulan sekali itu. Sebab, ada penghitungan khusus dalam menentukannya. ‘’Hanya nakes yang menangani Covid-19. Itu pun tergantung jumlah kasus konfirmasinya,’’ jelasnya sembari menyebut besaran insentif nakes disesuaikan kapasitasnya. (sae/c1/cor/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button